Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Pabrik Chlor Alkali Hampir Rampung, TPIA Siapkan Pengembangan Tahap II

Pabrik Chlor Alkali Hampir Rampung, TPIA Siapkan Pengembangan Tahap II
Pembangunan fasilitas CA-EDC Tahap I telah mencapai 72% progres konstruksi. Dok: Chandra Asri Group
Intinya Sih
  • Pembangunan fasilitas Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) milik PT Chandra Asri Pacific Tbk telah mencapai 72 persen dengan target operasional pada tahun 2027.

  • Proyek senilai lebih dari US$800 juta ini menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja selama konstruksi dan akan menciptakan tambahan 250 lapangan kerja saat beroperasi penuh.

  • TPIA menyiapkan pengembangan CA-EDC Tahap II senilai sekitar US$1 miliar untuk meningkatkan kapasitas produksi serta memperkuat rantai pasok industri kimia nasional dan regional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melaporkan pembangunan fasilitas Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) terus berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, progres konstruksi telah mencapai 72 persen, mendekati tahap penyelesaian. Seiring kemajuan proyek tersebut, perseroan juga mulai mempersiapkan pengembangan fasilitas CA-EDC Tahap II sebagai bagian dari strategi ekspansi jangka panjang.

Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengatakan capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam memastikan kesiapan operasional fasilitas yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. Menurutnya, proyek ini akan memperkuat kapasitas produksi sekaligus mendukung kebutuhan industri petrokimia nasional.

"Proyek strategis dengan nilai investasi lebih dari US$800 juta ini adalah komitmen Chandra Asri untuk memperkuat fondasi industri kimia nasional,"ujar Erwin dalam siaran pers, Selasa (21/7).

Menurutnya, proyek CA-EDC akan mendorong dampak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan pelibatan pelaku usaha lokal. Hingga tahap konstruksi saat ini, proyek tersebut telah menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja. Saat fasilitas beroperasi penuh, perusahaan memperkirakan akan tercipta sekitar 250 lapangan kerja baru.

Fasilitas CA-EDC akan memiliki kapasitas produksi hingga 827 ribu ton soda kaustik cair per tahun dengan potensi nilai sekitar US$293 juta atau sekitar Rp4,9 triliun. Fasilitas ini juga digadang-gadang mampu memproduksi 500 ribu ton Ethylene Dichloride (EDC) per tahun untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri. Dengan demikian produksi EDC akan diarahkan untuk memenuhi pasar ekspor dan berpotensi menghasilkan devisa hingga US$300 juta atau sekitar Rp5 triliun per tahun.

Setelah proyek tahap pertama rampung, TPIA akan melanjutkan pengembangan fasilitas CA-EDC Tahap II melalui studi kelayakan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas produksi. Nilai investasi pengembangan lanjutan itu diperkirakan mencapai US$1 miliar.

"Melalui studi kelayakan Tahap II dan pembangunan infrastruktur pendukung, kami ingin menghadirkan ekosistem produksi dan distribusi yang terintegrasi sehingga mampu meningkatkan keandalan pasokan bahan kimia dasar bagi industri nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok regional,"lanjut Erwin.

Selain pengembangan fasilitas, Chandra Asri juga membangun infrastruktur penunjang mencakup distribusi, penyimpanan, dan pengelolaan logistik produk CA-EDC guna mendukung operasional secara terintegrasi serta memperkuat rantai pasok industri kimia di tingkat nasional maupun regional.

Share Article
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More