- Direktur Utama: M. Iskandar Kunaefi
- Direktur Keuangan: Fathul Anwar
- Direktur Manajemen Risiko: Rosmanidar Zulkifli
- Direktur Operasi: Donny Maya Wardhana
- Direktur Human Capital Management: Rosma Handayani
- Direktur Komersial: Fahdel Akbar
- Direktur Transformasi dan IT: Prasabri Pesti
Dirut Baru Pos Indonesia Resmi Ditunjuk, Ini Susunan Direksinya

M. Iskandar Kunaefi resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia menggantikan Daud Joseph.
Struktur organisasi direksi dirombak dengan memisahkan fungsi keuangan dan manajemen risiko menjadi dua direktorat terpisah.
Susunan direksi baru mencakup Fathul Anwar sebagai Direktur Keuangan serta Rosmanidar Zulkifli sebagai Direktur Manajemen Risiko bersama empat direktur lainnya.
Jakarta, FORTUNE — PT Pos Indonesia (Persero) resmi menunjuk M. Iskandar Kunaefi sebagai Direktur Utama (Dirut) menggantikan Daud Joseph. Penetapan sesuai Keputusan Para Pemegang Saham Nomor 343 Tahun 2026 SK.120/DI-DAM/DO/2026 yang ditandatangani pada 15 Juli 2026.
Selain pergantian direktur utama, struktur organisasi perseroan juga dirombak dengan memisahkan fungsi keuangan dan manajemen risiko ke dalam dua direktorat. Langkah ini diikuti pengalihan tugas Fathul Anwar sebagai Direktur Keuangan serta pengangkatan Rosmanidar Zulkifli sebagai Direktur Manajemen Risiko.
Table of Content
M. Iskandar Kunaefi jadi Dirut baru Pos Indonesia
Berdasarkan salinan keputusan para pemegang saham PT Pos Indonesia, M. Iskandar Kunaefi resmi diangkat sebagai Dirut. Ia menggantikan Daud Joseph yang diberhentikan dengan hormat sejak 30 Juni 2026.
Dalam keputusan tersebut, pemegang saham menyampaikan apresiasi atas kontribusi Daud Joseph selama menjabat sebagai pimpinan perusahaan.
Pengangkatan Iskandar berlaku paling lama hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan kelima sejak keputusan ditetapkan, tanpa mengurangi kewenangan RUPS untuk memberhentikan direksi sewaktu-waktu sesuai ketentuan.
Keputusan tersebut ditandatangani oleh Dony Oskaria (Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara) selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna dan Riko Banardi (Direktur PT Danantara Asset Management) selaku pemegang saham Seri B.
Profil singkat M. Iskandar Kunaefi
Sebelum menjadi Dirut baru Pos Indonesia, M. Iskandar Kunaefi pernah menjabat sebagai Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Persuahaan tersebut mengelola klub sepak bola Persib Bandung. Ia mengakhiri masa jabatannya pada 2024.
Selain berkiprah di industri olahraga, Iskandar memiliki pengalaman di PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (Jakpro), badan usaha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di perusahaan tersebut, ia pernah menjadi anggota Komite Investasi serta Komite Nominasi dan Remunerasi.
Pengangkatan dilakukan setelah pengunduran diri Daud Joseph
Penunjukan Iskandar dilakukan setelah Daud Joseph mengundurkan diri sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia. Sebelumnya, Danantara menyatakan telah menerima surat pengunduran diri Daud pada akhir Juni 2026 dan akan menyiapkan pimpinan baru untuk melanjutkan restrukturisasi perusahaan.
Saat itu, Danantara menjelaskan Daud memimpin pembenahan internal selama sekitar tiga bulan. Pebenahan mencakup uji tuntas terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, hingga organisasi perseroan.
Berdasarkan hasil asesmen tersebut, PT Pos Indonesia dinilai memerlukan pembenahan yang lebih mendasar. Untuk itu, kepemimpinan baru dipersiapkan untuk melanjutkan tahapan transformasi.
Susunan direksi PT Pos Indonesia
Bersamaan dengan penunjukan direktur utama baru, pemegang saham juga mengubah struktur organisasi direksi. Jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko resmi dipecah menjadi dua posisi, yakni Direktur Keuangan dan Direktur Manajemen Risiko.
Fathul Anwar yang sebelumnya memimpin direktorat gabungan dialihkan menjadi Direktur Keuangan. Sementara itu, Rosmanidar Zulkifli mengisi jabatan baru sebagai Direktur Manajemen Risiko.
Dalam keputusan yang sama, direksi yang baru diangkat wajib melepaskan jabatan lain apabila bertentangan dengan ketentuan larangan rangkap jabatanbagi direksi BUMN.
Adapun susunan direksi PT Pos Indonesia yang baru sebagai berikut:
Perubahan jajaran direksi yang ditetapkan pada 15 Juli 2026 itu sekaligus menjadi bagian dari penataan organisasi PT Pos Indonesia.
FAQ seputar Dirut baru Pos Indonesia
| Siapa Dirut baru Pos Indonesia? | M. Iskandar Kunaefi resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia. |
| Siapa yang digantikan M. Iskandar Kunaefi? | Ia menggantikan Daud Joseph yang diberhentikan dengan hormat efektif 30 Juni 2026. |
| Apa perubahan struktur direksi Pos Indonesia? | Jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dipisah menjadi Direktur Keuangan dan Direktur Manajemen Risiko. |
| Siapa Direktur Manajemen Risiko Pos Indonesia? | Rosmanidar Zulkifli ditunjuk sebagai Direktur Manajemen Risiko. |




















