Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Meta dan Kemendag Latih 150 Pelaku Usaha Manfaatkan Kecerdasan Buatan
Kegiatan Small Business Growth Academy yang digelar Meta berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan, Evermos, dan UKM Indonesia yang diselenggarakan pada 8 Juli 2026 di Bandung, Jawa Barat. Dok: Meta
  • Meta berkolaborasi dengan Kemendag dan UKMIndonesia.id meluncurkan Small Business Growth Academy untuk melatih 150 pelaku UMKM di tiga kota memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
  • Riset Deloitte menunjukkan mayoritas UKM di Asia Pasifik sudah memakai perangkat AI, dengan sebagian besar menilai teknologi ini efektif meningkatkan produktivitas serta menekan biaya operasional.
  • Program SBGA membekali peserta dengan solusi Meta seperti iklan cerdas dan WhatsApp Business, sekaligus membuka peluang keterlibatan mereka dalam pameran perdagangan bergengsi bersama Kemendag.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Apakah AI bisa jadi kunci sukses bagi UMKM Indonesia?
Vote Now
Kolaborasi Meta dan Kemendag melalui Small Business Growth Academy mencerminkan langkah konkret memperkuat daya saing UMKM Indonesia di era digital. Dengan pelatihan berbasis kecerdasan buatan dan dukungan ekosistem Meta yang terbukti meningkatkan efektivitas promosi, program ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan produktivitas sekaligus memperluas jangkauan pasar lokal maupun ekspor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Apakah AI bisa jadi kunci sukses bagi UMKM Indonesia?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - Meta berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan UKMIndonesia.id baru saja meluncurkan Small Business Growth Academy (SBGA) hari ini (8/7) di Bandung, Jawa Barat.

Program yang menjadi bagian dari inisiatif regional Meta di 12 pasar Asia Pasifik ini dirancang mengakselerasi kemampuan 150 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bandung, Batam, dan Jakarta dalam memanfaatkan teknologi digital serta kecerdasan buatan (AI) guna mendongkrak pertumbuhan bisnis dan peluang ekspor.

Berdasarkan riset Deloitte bertajuk AI for Business: APAC Trends, sebanyak 78 persen UKM di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik telah memanfaatkan setidaknya satu perangkat AI, dengan 82 persen di antaranya berencana meningkatkan adopsi dalam waktu dekat.

Sebanyak 86 persen responden juga menegaskan teknologi tersebut efektif menaikkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional.

Program SBGA dirancang menjembatani kesenjangan antara tingginya minat adopsi AI dengan penerapannya secara praktis di lapangan. Upaya ini sejalan dengan menguatnya tren konsumsi produk lokal di Tanah Air.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal S. Shofwan, menyoroti tren positif tersebut dengan mencatat bahwa transaksi produk dalam negeri selama periode Harbolnas 2025 mencapai 46 persen, atau setara Rp16,6 triliun dari total keseluruhan transaksi.

Momentum ini, menurut Kemendag, menuntut penguatan strategi promosi melalui media sosial. Ekosistem Meta sendiri sejauh ini sanggup mendongkrak awareness masyarakat terhadap merek lokal hingga rata-rata 40 persen.

Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian, menekankan pentingnya akses teknologi inklusif bagi seluruh skala bisnis.

“Usaha kecil dan menengah di Indonesia sudah tertarik dengan AI. Bagian tersulitnya adalah mengubah ketertarikan tersebut menjadi penggunaan sehari-hari yang percaya diri,” ujar Pieter, dikutip dari siaran pers (8/7).

Melalui kurikulum komprehensif, peserta SBGA akan dibekali keahlian menggunakan berbagai solusi Meta, mulai dari fitur iklan cerdas, Meta Business Agent, hingga WhatsApp Business.

Data internal menunjukkan pengiklan di platform Meta rata-rata menorehkan Return on Ad Spend (ROAS) sebesar 3,10 kali, sementara pemanfaatan fitur Advantage+ mampu memacu peningkatan ROAS hingga 22 persen.

Ke depan, Meta bersama Kemendag berkomitmen melibatkan para lulusan SBGA dalam berbagai agenda pameran perdagangan bergengsi.

Ikut pilih pandanganmu soal AI untuk UMKM!

Apakah AI bisa jadi kunci sukses bagi UMKM Indonesia?

Editorial Team

Related Article