Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Skor ESG Naik, Avian Brands Masuk Top 12% Perusahaan Terbaik Global

Skor ESG Naik, Avian Brands Masuk Top 12% Perusahaan Terbaik Global
dok. Avia Avian
Intinya Sih
  • Avian Brands kembali masuk konstituen FTSE Russell ESG Rating 2026 dengan skor 4,0 dan Percentile Rank 88, menempatkannya di 12% perusahaan global terbaik subsektor bahan bangunan.
  • Peningkatan skor ESG dicapai berkat integrasi strategi keberlanjutan dalam bisnis, mencakup penguatan rantai pasok, standar ketenagakerjaan, hak asasi manusia, serta praktik antikorupsi.
  • Selain pengakuan global, Avian Brands mencatat laba bersih Rp503 miliar pada kuartal I 2026 atau naik 12,5%, didukung pertumbuhan pendapatan dan pangsa pasar cat dekoratif nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE – PT Avia Avian Tbk (Avian Brands) memperkuat daya saingnya di mata investor global setelah kembali masuk dalam konstituen FTSE Russell ESG Rating 2026. Tak hanya mempertahankan status tersebut, produsen cat dekoratif itu juga meningkatkan skor Environmental, Social, and Governance (ESG), menempatkan perseroan di kelompok 12 persen perusahaan dengan praktik keberlanjutan terbaik dunia subsektor Building Materials & Fixtures.

Berdasarkan penilaian FTSE Russell per 22 Juni 2026, Avian Brands meraih ESG Score 4,0 dengan Percentile Rank 88. Capaian ini menempatkan perseroan di atas rata-rata perusahaan global maupun perusahaan Indonesia pada subsektor bahan bangunan.

Pemeringkatan FTSE Russell merupakan salah satu acuan investor institusional dan manajer investasi global dalam menilai kualitas tata kelola serta keberlanjutan sebuah perusahaan.

Kepala Hubungan Investor Avian Brands, Andreas Hadikrisno, mengatakan peningkatan skor ESG merupakan hasil integrasi strategi keberlanjutan ke dalam model bisnis perusahaan.

"Peningkatan skor ESG menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan yang kami jalankan telah memberikan hasil nyata. Kami percaya ESG bukan hanya memenuhi ekspektasi pasar global, tetapi juga menjadi fondasi untuk menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Andreas dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7).

Dalam penilaian tahun ini, Avian Brands memperoleh skor tertinggi pada sejumlah indikator utama, antara lain Environmental Supply Chain, Labour Standards, Human Rights & Community, serta Anti-Corruption. Penilaian tersebut mencerminkan penguatan tata kelola rantai pasok, standar ketenagakerjaan, perlindungan hak asasi manusia, hingga praktik antikorupsi.

Sebagai bagian dari London Stock Exchange Group (LSEG), FTSE Russell menjadi salah satu lembaga pemeringkat ESG yang banyak digunakan investor global dalam menyusun portofolio investasi.

Pengakuan ini sekaligus memperkuat posisi Avian Brands sebagai salah satu perusahaan manufaktur bahan bangunan nasional yang mampu bersaing di tingkat internasional melalui praktik bisnis berkelanjutan. Di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap faktor ESG, capaian tersebut dinilai dapat menjadi modal penting bagi perseroan dalam memperkuat reputasi, menjaga kepercayaan pasar, dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Saat ini, AVIA menguasai sekitar 26 persen pangsa pasar di industri cat dan pelapis dekoratif di Indonesia. Kinerja AVIA didukung oleh fasilitas manufaktur di Sidoarjo dan Serang. Integrasi vertikal memungkinkan AVIA untuk memproduksi bahan baku secara internal.

Sepanjang kuartal I 2026, AVIA mencatatkan laba bersih Rp503 miliar, naik 12,5 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya Rp447 miliar. Sejalan dengan pertumbuhan laba, pendapatan perseroan juga meningkat 16,8 persen menjadi sebesar Rp2,3 triliun.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More