10 Orang Terkaya di Indonesia per Februari 2026 Versi Forbes

- Prajogo Pangestu kembali memimpin daftar orang terkaya di Indonesia per Februari 2026.
- Sebagian besar miliarder Indonesia mencatatkan penurunan nilai kekayaan bulanan.
- Sektor energi, perbankan, dan pusat data masih mendominasi sumber kekayaan.
Jakarta, FORTUNE — Majalah bisnis global Forbes kembali memperbarui daftar orang terkaya dunia, termasuk jajaran konglomerat asal Indonesia.
Mengacu pada Forbes The Real-Time Billionaires per 2 Februari 2026, sejumlah nama-nama lama masih mendominasi komposisi orang terkaya di Indonesia. Sebagian mencatatkan penurunan nilai kekayaan dibandingkan bulan sebelumnya.
Berikut daftar 10 orang terkaya di Indonesia per Februari 2026 versi Forbes.
Daftar orang terkaya di Indonesia per Februari 2026 versi Forbes
1. Prajogo Pangestu
Prajogo Pangestu kembali menempati posisi teratas sebagai orang terkaya di Indonesia per Februari 2026. Secara global, ia berada di peringkat ke-79, melanjutkan tren penurunan peringkat selama tiga bulan berturut-turut.
Ia memimpin dengan jumlah kekayaan 27,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp463 triliun (kurs Rp16.810 per dolar AS), turun 11,3 miliar dolar AS dibandingkan bulan lalu.
Prajogo dikenal luas sebagai konglomerat sukses dan pendiri Barito Pacific. Melalui perusahaannya, ia berhasil membangun kerajaan bisnis di berbagai sektor, termasuk petrokimia dan energi.
2. Low Tuck Kwong
Low Tuck Kwong konsisten mempertahankan posisi kedua dalam daftar orang terkaya melalui kerajaan bisnis yang ia bangun. Total kekayaannya tercatat sebesar 22,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp373 triliun, turun 600 juta dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.
Pengusaha kelahiran Singapura ini dikenal sebagai pendiri Bayan Resources, salah satu perusahaan batu bara terbesar di Indonesia.
Di luar sektor batu bara, Low juga mengendalikan perusahaan energi terbarukan Metis Energy yang berbasis di Singapura, serta memiliki kepentingan di sektor infrastruktur digital melalui proyek kabel laut SEAX Global yang menghubungkan Singapura, Indonesia, dan Malaysia.
3. Robert Budi Hartono
Hartono bersaudara dikenal tidak pernah absen dalam daftar orang terkaya. Per Februari 2026, Robert Budi Hartono kembali menduduki peringkat ketiga.
Berdasarkan data terbaru, Robert Budi Hartono mencatatkan kekayaan senilai 20,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp339 triliun, turun 1,3 miliar dolar AS dibandingkan bulan lalu.
Ia dikenal luas sebagai pemilik perusahaan rokok ternama, Djarum Group bersama saudaranya. Selain itu, Robert Budi Hartono juga memiliki kepemilikan saham di PT Bank Central Asia TBK.
4. Michael Hartono
Michael Hartono sukses masuk ke daftar mengikuti jejak saudaranya, Robert Budi Hartono.
Pengusaha sukses Indonesia ini berhasil menduduki peringkat keempat dengan total kekayaan mencapai 19,4 miliar dolar AS atau Rp326 triliun, turun 1,3 miliar dolar AS dibandingkan bulan lalu sama seperti saudaranya.
Keduanya memiliki sumber kekayaan yang tidak jauh berbeda dari kepemilikan di BCA dan bisnis tembakau di Djarum. Michael juga berbisnis di sektor lain, seperti teknologi melalui PT Hartono Istana Teknologi (Polytron).
5. Tahir dan keluarga
Peringkat kelima orang terkaya di Indonesia per Februari 2026 ditempati oleh Tahir dan keluarga. Forbes mencatat total kekayaannya mencapai 10,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp174 triliun, turun 400 juta dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.
Tahir dan keluarga merupakan pendiri Mayapada Group, konglomerasi yang bergerak di sektor perbankan, properti, dan media.
Sebagian besar kekayaan Tahir sekeluarga berasal dari kepemilikan saham di Bank Mayapada dan Maha Properti Indonesia. Ia juga mengumpulkan kekayaan melalui kepemilikan properti di Singapura, termasuk lewat properti MYP.
6. Otto Toto Sugiri
Pada Februari 2026, Otto Toto Sugiri menduduki peringkat keenam. Jumlah kekayaannya diperkirakan menyentuh angka 8,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp142 triliun, turun 900 juta dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.
Ia dikenal sebagai sosok berpengaruh dalam perkembangan teknologi di Indonesia, terutama di bidang pusat data. Otto Toto Sugiri merupakan salah satu pendiri sekaligus CEO DCI Indonesia.
Perusahaan tersebut dikenal sebagai salah satu operator pusat data terbesar di Tanah Air dan telah melantai di bursa pada tahun 2021.
7. Sri Prakash Lohia
Selanjutnya, ada Sri Prakash Lohia yang tercatat memiliki kekayaan sebesar 8,3 miliar dolar AS atau setara Rp139 triliun. Menempatkannya di peringkat ketujuh orang terkaya di Indonesia per Februari 2026, naik satu peringkat dibandingkan bulan sebelumnya.
Kenaikan tersebut turut dipengaruhi oleh keluarnya Haryanto Tjiptodihardjo dari daftar orang terkaya yang sebelumnya menempati posisi ketujuh. Sebagian besar kekayaan Lohia berasal dari bisnis produksi pupuk dan polimer.
Pengusaha asal India ini dikenal sebagai “Raja Polyester dari Indonesia” berkat kontribusinya melalui Indorama, perusahaan yang memproduksi berbagai produk industri, mulai dari bahan baku tekstil, sarung tangan medis, hingga pupuk.
8. Marina Budiman
Berikutnya di peringkat kedelapan, Marina Budiman tercatat memiliki kekayaan sebesar 6,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp102 triliun, turun 600 juta dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.
Marina juga mencatatkan pencapaian tersendiri sebagai satu-satunya perempuan yang masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia per Februari 2026 versi Forbes.
Kontribusinya di sektor teknologi mengantarkannya ke posisi tersebut, seiring perannya sebagai Co-Founder dan Presiden Komisaris DCI Indonesia. Bersama Otto Toto Sugiri, Marina berhasil membawa DCI Indonesia berkembang menjadi salah satu perusahaan pusat data terkemuka di Tanah Air.
9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono
Nama Lim Hariyanto Wijaya Sarwono masuk sebagai pendatang baru dengan menempati peringkat kesembilan. Total kekayaannya tercatat sebesar 5,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp94 triliun.
Sumber kekayaan tersebut berasal dari bisnis agribisnis dan pertambangan. Bersama keluarganya, Lim menguasai saham mayoritas Bumitama Agri, produsen minyak sawit yang terdaftar di Singapura dengan perkebunan berlokasi di Indonesia.
Melalui Harita Group, Lim dan keluarganya juga mengendalikan perusahaan tambang bauksit Cita Mineral Investindo serta bisnis pengolahan nikel terintegrasi Trimegah Bangun Persada.
10. Agoes Projosasmito
Per Februari 2026, Agoes berhasil mempertahankan posisinya di peringkat kesepuluh. Total kekayaan Agoes tercatat sebesar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp84 triliun, meski turun 600 juta dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.
Agoes menjabat sebagai Presiden Komisaris Amman Mineral Internasional, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia.
Selain itu, ia juga memiliki kepemilikan di Medco Energi Internasional, Bumi Resources, serta Bumi Resources Minerals, dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di pasar modal dan industri pertambangan.
Demikian daftar orang terkaya di Indonesia per Februari 2026 versi Forbes dengan kepemilikan aset terbesar. Semoga bermanfaat!
FAQ seputar orang terkaya di Indonesia
| Siapa orang terkaya di Indonesia? | Prajogo Pangestu menjadi orang terkaya di Indonesia versi Forbes per Februari 2026. |
| Raffi Ahmad orang terkaya ke berapa? | Raffi Ahmad tidak masuk ke jajaran 10 orang terkaya di Indonesia. Namun, ia termasuk salah satu artis terkaya dengan estimasi kekayaan sekitar Rp1 triliun pada akhir 2024. |
| Siapa artis paling kaya di Indonesia? | Rey Utami dinobatkan sebagai artis dengan kekayaan terbesar di Indonesia, yakni lebih dari Rp1 triliun. |
| Siapa miliarder termuda di Indonesia? | Ciliandra Fangiono adalah miliarder termuda pada usia 47 tahun. Ia merupakan CEO First Resources, perusahaan kelapa sawit, dengan kekayaan sekitar Rp39,31 triliun menurut Forbes pada 2024. |
















