Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Perkuat Pembayaran Lintas Negara, BI Resmi Gabung Proyek Nexus

Ini adalah logo dari Bank Indonesia
Logo Bank Indonesia
Intinya sih...
  • BI resmi bergabung dalam proyek Nexus demi memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas negara.
  • BI akan mengimplementasikan Nexus bersama lima bank sentral lain.
  • Interkoneksi BI-FAST dengan Nexus diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keterjangkauan transaksi lintas negara serta memperluas inklusi keuangan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Bank Indonesia (BI) resmi bergabung dalam proyek Nexus sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas negara.

Dalam proyek ini, BI akan mempersiapkan dan mengimplementasikan Nexus bersama lima bank sentral lain, yakni Bank Negara Malaysia (BNM), Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP), Monetary Authority of Singapore (MAS), Bank of Thailand (BOT), dan Reserve Bank of India (RBI).

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam Nexus merupakan langkah penting menyediakan solusi pembayaran antarnegara yang lebih efisien dan terjangkau bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi penting dalam ekosistem remitansi global.

“Indonesia merupakan salah satu koridor remitansi terbesar di dunia, baik sebagai negara asal utama pekerja migran maupun sebagai penerima remitansi. Konektivitas pembayaran lintas negara yang lebih terpadu akan mendorong efisiensi serta memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia dengan negara-negara kawasan,” ujar Perry dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (3/2).

Sebagai konteks, proyek Nexus merupakan inisiatif dari Bank for International Settlements (BIS) yang diluncurkan pada 2021 dengan tujuan menghubungkan berbagai sistem pembayaran instan domestik atau Instant Payment Systems (IPS) antarnegara.

Pada 2025, proyek ini memasuki fase implementasi dengan pendirian Nexus Global Payments (NGP) oleh sejumlah bank sentral peserta.

Sebelumnya, BI berpartisipasi sebagai special observer dalam proyek tersebut. Kini, BI menjadi anggota penuh Nexus dan akan mengembangkan sistem pembayaran instan nasional, BI-FAST, agar dapat terhubung langsung dengan Nexus.

Interkoneksi BI-FAST dengan Nexus diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keterjangkauan transaksi lintas negara, sekaligus memperluas inklusi keuangan. BI juga menegaskan inisiatif ini tetap memperhatikan kepentingan nasional, termasuk menjaga kedaulatan sistem pembayaran dengan memastikan proses kliring dan setelmen transaksi domestik tetap dilakukan di dalam negeri.

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dan sejalan dengan kerangka Regional Payment Connectivity yang dicanangkan ASEAN pada 2022. Penguatan konektivitas pembayaran lintas negara dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas inklusi keuangan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, sinergi antara BI dan Nexus Global Payments juga mendukung agenda reformasi pembayaran lintas negara yang menjadi prioritas G20.

“Ke depan, BI akan terus memperluas jaringan pembayaran internasional melalui penguatan kolaborasi dengan bank sentral dan otoritas terkait di berbagai yurisdiksi,” ujarnya.

Share
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Latest in Business

See More

Perkuat Pembayaran Lintas Negara, BI Resmi Gabung Proyek Nexus

03 Feb 2026, 10:38 WIBBusiness