Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

CLEO Siapkan Capex Rp700 Miliar di 2026, Ini Alokasinya

CLEO Siapkan Capex Rp700 Miliar di 2026, Ini Alokasinya
RUPST PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), Senin (22/6). (Dok. CLEO)
Intinya Sih
  • CLEO menyiapkan belanja modal Rp700 miliar pada 2026 untuk ekspansi bisnis, termasuk pembangunan tiga pabrik baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru serta penguatan infrastruktur pendukung.
  • Perusahaan menargetkan pembukaan hingga 500 cabang di seluruh Indonesia guna menekan biaya distribusi yang meningkat lebih dari 50 persen dan memperluas jaringan pemasaran nasional.
  • CLEO membagikan dividen tunai Rp60 miliar dari laba 2025 sambil mencatat penjualan kuartal I-2026 sebesar Rp774,4 miliar dan laba bersih Rp123 miliar, tumbuh masing-masing 15,8% dan 5,2% YoY.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - Produsen air minum Cleo, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), menganggarkan belanja modal senilai Rp700 miliar pada 2026 guna menyokong perluasan bisnis perusahaan.

Direktur Keuangan CLEO, Lukas Setio Wongso Wong, menjelaskan, perseroan telah menyerap dana sekitar 25 persen hingga kuartal-I 2026. Dana tersebut digunakan untuk ekspansi kapasitas produksi dengan mendirikan pabrik baru dan penguatan infrastruktur pendukung.

"Penyerapan belanja modal [2026] masih berjalan sesuai dengan rencana yang sudah kami tentukan," kata Lukas dalam paparan publik CLEO, Senin (22/6).

Sebagai konteks, sepanjang 2026, perseroan berencana membuka 3 pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.

Selain ekspansi kapasitas, CLEO juga menambah jaringan distribusi. Itu untuk menyiasati biaya distribusi dan logistik yang naik lebih dari 50 persen.

"Kami menargetkan akan membuka cabang sampai minimal 500 caband di seluruh Indonesia pada akhir 2026," ujar CEO CLEO, Melisa Patricia dalam kesempatan yang sama.

Dengan strategi tersebut, CLEO optimistis dengan target pertumbuhan dua digit dari segi pendapatan dan laba bersih sepanjang 2026.

Pembagian dividen CLEO

Pada kesempatan yang sama, CLEO mengumumkan salah satu hasil RUPST, yakni pembagian dividen tunai senilai Rp60 miliar dari laba tahun buku 2025, di tengah perluasan kapasitas produksi dan distribusi perseroan.

"Di tengah berbagai langkah ekspansi yang terus dijalankan, Perseroan tetap berkomitmen memberikan apresiasi kepada pemegang saham melalui pembagian dividen. Kami percaya ekspansi yang dilakukan hari ini akan memperkuat posisi CLEO di industri sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan ke depan," kata Melisa.

CLEO terus memperkuat daya saing melalui berbagai inisiatif strategis yang dijalankan berkelanjutan dari tahun ke tahun. Upaya itu didukung oleh 430 jaringan distribusi, serta sekitar 11.000 mitra distribusi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, per Maret 2026.

Meski sempat menghadapi peningkatan biaya operasional seiring dengan ekspansi yang dijalankan, perseroan tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan jangka panjangnya. Keyakinan tersebut mulai tercermin pada kinerja kuartal-I 2026, di mana CLEO membukukan penjualan sebesar Rp774,4 miliar, meningkat 15,8 persen (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, laba bersih CLEO juga tercatat tumbuh 5,2 persen (YoY) menjadi Rp123,0 miliar. Capaian itu didukung oleh kinerja operasional yang solid, peningkatan efisiensi, serta kontribusi positif dari seluruh lini bisnis.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria

Related Articles

See More