Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pangsa Pasar LCGC Menciut ke 13 Persen, Penjualan Daihatsu Terkoreksi 31,4 Persen
Mengambil momentum ajang GIIAS (GAIKINDO Indonesia International Auto Show) 2026, Daihatsu hadirkan berbagai produk penyegaran dan pilihan baru bagi pengunjung dan masyarakat. Adapun, produk dan pilihan baru terdapat pada 3 model Daihatsu, yaitu New Astra Daihatsu Sigra, Terios Special Edition, dan varian baru Gran Max Blind Van 1.5 M/T AC PS. (Dok. Daihatsu)
  • Penjualan ritel LCGC Januari–Juni 2026 turun 13% menjadi 59.017 unit, meski pasar otomotif nasional bertumbuh.
  • Kontribusi LCGC terhadap pasar nasional menyusut menjadi 13% pada semester I-2026, dari 21% pada 2024 dan 15% pada 2025.
  • Penjualan LCGC Daihatsu turun 31,4% menjadi 18.846 unit, menekan pangsa pasarnya ke 31,9%; Ayla dan Sigra disebut relatif stabil secara bulanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang, FORTUNE - Penjualan ritel mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) di Indonesia melanjutkan tren pelemahan pada semester I-2026. Di tengah pertumbuhan total pasar otomotif nasional, segmen yang menyasar pembeli mobil pertama ini justru mengalami penurunan hingga dua digit.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan ritel LCGC periode Januari–Juni 2026 mencapai 59.017 unit alias merosot 13 persen dari periode sama pada tahun lalu yang terekam 67.890 unit.

Pelemahan volume tersebut mengikis kontribusi LCGC terhadap pasar otomotif nasional secara berkelanjutan. Setelah menguasai 21 persen porsi pasar pada 2024 dan menyusut ke 15 persen pada 2025, kontribusi LCGC kembali tergerus menjadi tinggal 13 persen pada paruh pertama 2026.

Marketing & Corporate Responsibility Division Head PT Astra International Tbk–Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono, menilai koreksi kontribusi LCGC terjadi karena ekspansi segmen kendaraan lain saat total pasar otomotif bertumbuh.

"Segmen LCGC memang terkoreksi. Total market berkembang, tetapi ada segmen lain yang bertambah sehingga kontribusi LCGC turun," kata Tri saat GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (6/8).

Daihatsu mengklaim tingkat permintaan dua model andalannya, Ayla dan Sigra, relatif stabil sepanjang tahun. Penjualan Ayla bertahan pada kisaran 800–900 unit per bulan, sedangkan Sigra 2.700–2.800 unit per bulan.

"Secara volume relatif stagnan," katanya.

Namun, akumulasi penjualan LCGC Daihatsu sepanjang semester I-2026 mencatatkan penurunan yang lebih dalam dari pasar nasional. Penjualan ritel LCGC Daihatsu mencapai 18.846 unit pada Januari–Juni 2026, anjlok 31,4 persen dari 27.463 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Kondisi tersebut menekan pangsa pasar Daihatsu pada segmen LCGC. Penguasaan pasarnya tergerus dari 40,5 persen (27.463 dari 67.890 unit) pada semester I-2025 menjadi 31,9 persen (18.846 dari 59.017 unit) pada semester I-2026.

Meski demikian, Daihatsu optimistis basis konsumen pabrikan masih terjaga. Penjualannya diyakini tetap beroleh topangan dari pembeli mobil pertama.

"Berdasarkan survei kami, pembeli Daihatsu masih didominasi oleh konsumen yang membeli mobil untuk pertama kalinya," ujar Tri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article