Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Suryacipta (SSIA) Mulai Konstruksi Smartpolitan Building
Johannes Suriadjaja, President Director Suryacipta
  • PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) memulai pembangunan Smartpolitan Building di Subang Smartpolitan sebagai kantor pusat pengelolaan kawasan dan simpul bisnis bagi para investor.
  • Smartpolitan Building akan memiliki tiga lantai dengan command centre berbasis IoT, co-working space, serta area komersial yang mendukung aktivitas bisnis dan kebutuhan tenant.
  • Pada kuartal I 2026, SSIA mencatat pendapatan Rp1,44 triliun naik 35% secara tahunan dan berhasil membalikkan rugi menjadi laba bersih Rp89,01 miliar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) memulai konstruksi Smartpolitan Building di Subang Smartpolitan guna mendorong peningkatan kemajuan serta kenyamanan operasional para tenan.

Johannes Suriadjaja, President Director Suryacipta mengatakan bahwa proyek ini dipersiapkan sebagai headquarter (kantor pusat) pengelolaan Kawasan dan simpul bisnis yang menghubungkan para investor dengan jaringan pasar yang lebih luas.

"Melalui fasilitas komprehensif di dalamnya, kami ingin memastikan seluruh klien dan tenan mendapatkan dukungan terbaik. Momentum groundbreaking hari ini adalah manifestasi dari semangat kolaborasi untuk terus menghadirkan ekosistem industri yang berstandar global," kata Johannes dalam keterangan resmi, Jumat (12/6).

Smartpolitan Building akan dibangun tiga lantai di kawasan Smart Core Area atau pusat bisnis (CBD) Subang Smartpolitan. Gedung ini akan dilengkapi pusat kendali (command centre) untuk memantau operasional dan utilitas kawasan secara real-time melalui sistem berbasis Internet of Things (IoT).

Johanes mengatakan, perseroan juga menyiapkan fasilitas co-working space untuk mendukung kebutuhan investor, termasuk perusahaan asing yang tengah menjajaki peluang investasi dan ekspansi di Indonesia. Lalu di sekitar gedung tersebut, pengembangan rencananya membangun area komersial yang mencakup layanan perbankan, restoran, kafe, hingga fasilitas pendidikan guna menunjang aktivitas pekerja dan pelaku usaha di kawasan.

Subang Smartpolitan berada di kawasan industri Subang yang terhubung dengan Jalan Tol Trans Jawa dan berdekatan dengan Pelabuhan Patimban. Menurut Johanes kedekatan dengan infrastruktur logistik tersebut menjadi salah satu faktor yang ditawarkan kepada tenan untuk mendukung distribusi dan efisiensi operasional.

"Sinergi utilitas digital dan kemudahan fasilitas inilah yang membuat perkembangan Subang Smartpolitan terus bergerak selaras dengan produktivitas para pelaku industri di dalamnya," ujar Johannes.

Di tengah pengembangan kawasan industri tersebut, kinerja SSIA pada kuartal I 2026 terus menunjukkan hasil yang solid. Emiten properti dan kawasan industri ini membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,44 triliun pada kuartal I-2026, naik 35 persen secara tahunan.

Kontributor terbesar pendapatan berasal dari segmen jasa konstruksi senilai Rp788,64 miliar, disusul penjualan lahan kawasan industri Rp406,01 miliar, segmen hotel Rp162,43 miliar, jasa pemeliharaan dan utilitas Rp84,22 miliar, serta pendapatan sewa Rp4,67 miliar.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, SSIA mampu membalikan rugi yang terjadi pada kuartal I-2025 sebesar Rp21,7 miliar menjadi laba bersih Rp89,01 miliar pada kuartal I 2026.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article