Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Transformasi Jadi RSU, RS Kemang Medical Care Perluas Layanan

2 min read
Transformasi Jadi RSU, RS Kemang Medical Care Perluas Layanan
Transformasi Jadi RSU, RS Kemang Medical Care Perluas Layanan/Dok Fortune IDN
  • RS Kemang Medical Care bertransformasi dari RSIA menjadi RSU untuk melayani kebutuhan kesehatan keluarga, dari anak-anak hingga usia dewasa dan lanjut usia.
  • Rumah sakit memperluas fokus layanan wellness berbasis healthy aging, serta brain and spine dan pain management bagi masalah saraf, tulang belakang, nyeri, dan mobilitas.
  • Pengembangan layanan didukung spesialis, peralatan medis, dan pendekatan personal yang menghubungkan konsultasi, pemeriksaan, edukasi, serta tindak lanjut pasien.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Sarana Mediktama Kemang, pengelola Rumah Sakit (RS) Kemang Medical Care (KMC), bertransformasi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) menjadi Rumah Sakit Umum (RSU).

Transformasi ini diwujudkan melalui perluasan dua fokus layanan baru, yaitu wellness dengan pendekatan healthy aging, serta brain and spine, juga pain management.

RS Kemang Medical Care sebelumnya dikenal kuat dalam pelayanan ibu dan anak, dan kini melengkapi layanan tersebut dengan kebutuhan kesehatan yang lebih luas pada usia dewasa hingga lanjut usia.

Musjwirah Jusuf Kalla selaku Direktur Utama PT Sarana Mediktama Kemang (RS Kemang Medical Care) menyampaikan pengembangan layanan KMC diarahkan guna menghadirkan pelayanan yang makin sesuai dengan kebutuhan keluarga pada berbagai tahap kehidupan melalui transformasi rumah sakit.

"Transformasi dari RSIA menjadi RSU ini menjadi fondasi agar kami dapat hadir lebih lengkap bagi masyarakat di setiap usia," ujar Musjwirah saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/10).

Sebagai konteks, pasar industri wellness, mulai dari perawatan tubuh, nutrisi, hingga mindfulness memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Apalagi, pertumbuhan ekonomi wilayah urban juga telah melahirkan jutaan konsumen baru yang memiliki daya beli lebih tinggi.

Global Wellness Institute (GWI) bahkan mencatat, ekonomi wellness global mencapai US$6,8 triliun pada 2025 dan diproyeksikan melonjak hingga US$9,8 triliun pada 2029 dengan tingkat pertumbuhan tahunan sekitar 7,6 persen. Potensi bisnis inilah yang menjadi peluang bagi rumah sakit untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur RS Kemang Medical Care, Feronika Hardanti, mengatakan layanan brain and spine dan pain management menangani masalah terkait tulang belakang, saraf, nyeri, dan mobilitas.

Layanan ini ditujukan bagi pasien yang mengalami kondisi yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari, produktivitas, maupun kualitas hidup secara keseluruhan.

"Kebutuhan kesehatan seseorang terus berkembang seiring perjalanan hidupnya. Karena itu, pelayanan kesehatan juga perlu berkembang, bukan hanya hadir ketika pasien mengalami penyakit," kata Feronika.

Ia menyatakan, pengembangan kedua layanan tersebut juga didukung oleh tenaga medis spesialis, alat medis yang memadai, serta pendekatan pelayanan personal.

Untuk itu, ke depannya RS Kemang Medical Care menempatkan konsultasi, pemeriksaan, edukasi, dan tindak lanjut sebagai bagian yang saling terhubung dalam mendampingi pasien menjaga kesehatannya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More