Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

PLTP 55 MW Dikebut, PGE Mulai Pengeboran Sumur Kedua Lumut Balai

2 min read
PLTP 55 MW Dikebut, PGE Mulai Pengeboran Sumur Kedua Lumut Balai
PLTP Lumut Balai Unit 2 milik Pertamina Geothermal (PGE).
  • PGEO mulai mengebor sumur kedua LMB-19.4 untuk pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan.

  • Pengeboran melanjutkan sumur eksplorasi LMB 19-3, menggunakan rig GDAP#123 hingga kedalaman 2.500 meter.

  • Unit 3 ditargetkan beroperasi penuh pada 2030 dan menambah dua unit PLTP Lumut Balai yang telah beroperasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah target COD 2030 Lumut Balai Unit 3 realistis?
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) memulai pengeboran sumur kedua LMB-19.4 di area Lumut Balai Unit 3, Sumatera Selatan. Pengeboran ini dilakukan untuk mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW).

Adapun, proses pengeboran tersebut melanjutkan tajak sumur eksplorasi pertama, LMB 19-3, yang dilakukan pada Juli 2026 di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Ulu. Kedua pengeboran menggunakan rig GDAP#123 dengan kedalaman 2.500 meter dan ditargetkan beroperasi secara penuh (Commissioning Operation Date/COD) pada 2030.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan pengembangan Unit 3 dilakukan untuk memperkuat kapasitas pembangkit panas bumi dari Sumatera Selatan sekaligus melanjutkan pengembangan PLTP Lumut Balai yang telah beroperasi.

"Kami untuk terus mempercepat pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3. Kami optimistis, proyek ini akan turut mempercepat langkah PGE menuju target kapasitas terpasang 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9).

Menurut Ahmad, proses pengeboran merupakan salah satu tahapan penting dalam pengembangan proyek tersebut dengan penerapan standar keselamatan dan operasional selama kegiatan berlangsung.

PLTP Lumut Balai Unit 3 nantinya menambah dua unit pembangkit yang telah beroperasi lebih dulu, yakni PLTP Lumut Balai Unit 1 dan Unit 2 yang masing-masing berkapasitas 55 MW. Unit 1 mulai beroperasi pada akhir 2019, sedangkan Unit 2 beroperasi sejak Juni 2025.

Keberadaannya melengkapi PLTP Lumut Balai Unit 1 & 2 berkapasitas masing-masing 55 MW yang telah beroperasi sejak akhir 2019 dan Juni 2025.

Seiring dengan arah pengembangan tersebut, PGE dikabarkan telah mengidentifikasi potensi panas bumi hingga 3 GW dari 10 WKP yang dikelola secara mandiri, sebagai fondasi pengembangan jangka panjang perusahaan.

    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Related Articles

    See More