Comscore Tracker
LUXURY

Starbucks Buka Gerai Pertamanya di Madiun dan Kediri

Starbucks Indonesia berekspansi di Jawa Timur tahun ini

Starbucks Buka Gerai Pertamanya di Madiun dan KediriStarbucks Madiun. ANTARA/Starbucks.

by Desy Yuliastuti

Jakarta, FORTUNE - Jelang perayaan ulang tahun ke-20 di bulan Mei, Starbucks terus memperkuat kehadirannya di Indonesia dengan membuka lebih dari 490 gerai di 36 kota. Terbaru, kedai kopi ini berlogo Siren asal Amerika Serikat ini mengumumkan kehadirannya di Madiun pada 25 April 2022 dan di Kediri pada 27 April 2022.

"Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan pengalaman Starbucks kepada pelanggan kami dan membuka peluang baru bagi partner di Madiun dan Kediri," kata pemimpin Starbucks di PT Sari Coffee Indonesia, Anthony McEvoy, dalam keterangannya, dikutip Jumat (29/4).

"Di Indonesia, kami ingin tumbuh dan berkembang dengan cara yang unik bagi brand, partner yang terlibat dan tentunya pelanggan serta masyarakat. Madiun dan Kediri adalah kota yang tepat bagi Starbucks Indonesia untuk berekspansi di Jawa Timur tahun ini," katanya, menambahkan.

Desain ikonik di lokasi strategis

Berlokasi strategis secara ekonomi, Madiun dan Kediri dikelilingi oleh kota-kota bersejarah dan alam, dan terkenal dengan masakan lokalnya. Partner dan pelanggan Starbucks sangat menantikan pembukaan dua toko ini.

Gerai Starbucks HOS Cokroaminoto Madiun berlokasi di jantung kota, tepatnya di Jalan HOS Cokroaminoto dan dibuka untuk umum pada tanggal 26 April 2022. Gerai ini diharapkan dapat menjadi tempat bertemunya konsumen di Madiun dan sekitarnya yang dapat menyatukan masyarakat sambil menikmati secangkir kopi.

Berdiri di gedung dua lantai, pelanggan akan disambut dengan lukisan siren di dinding dekat tangga juga ornamen yang terinspirasi dari sisik ikan pada tiang kayu dan langit-langit.

Selain itu, pelanggan juga akan dimanjakan dengan lukisan selebar 3x4 meter di lantai dua yang menceritakan kisah Starbucks dari biji hingga cangkir. Gerai yang juga didedikasikan untuk Starbucks Delivers ini menyediakan ruang nyaman sepanjang 8 meter persegi untuk mitra delivery tepat di samping toko.

Sementara itu, gerai Starbucks Diponegoro Kediri menarik perhatian publik dengan bangunan khasnya yang berbentuk rumah kolonial Belanda.

Secara desain, toko ini tetap mempertahankan bangunan utama yang ‘homey’ dengan sofa panjang yang mencolok di area tengah sehingga dapat menyapa pelanggan secara lebih personal. Toko ini akan mulai melayani pelanggan pada 28 April 2022.

Borong teh senilai Rp7,11 miliar dari BUMN Indonesia

Pada awal April 2022, Starbucks Corporation melanjutkan pembelian teh produksi Perkebunan Nusantara Group pada tahun 2022. Diborongnya teh asal Indonesia oleh perusahaan multinasional yang berbasis di Amerika Serikat (AS) tersebut  ini ditandai dengan pelepasan ekspor perdana 2022 produk teh PTPN Group ke Seattle, Amerika Serikat.

Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Dwi Sutoro melepas langsung ekspor tersebut di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (1/4). Total nilai perdagangan internasional tersebut mencapai US$496.000 atau berkisar Rp7,11 miliar (asumsi kurs Rp14.360 per 1 dollar AS). 

“Holding Perkebunan Nusantara sukses meningkatkan kinerja ekspor, khususnya komoditi teh ke AS,” ujar Dwi Sutoro dalam keterangannya, Jumat (1/4). Keberhasilan penjualan komoditi teh ke Starbucks ini melanjutkan tren pada pada tahun-tahun sebelumnya.

Tercatat pada tahun lalu, total nilai penjualan mencapai US$322.000 atau sekitar Rp4,62 miliar. Berdasarkan data tersebut, Holding Perkebunan Nusantara mampu meningkatkan nilai kontrak penjualan teh sebesar 54 persen pada tahun 2022.

Beberapa tahun belakangan ini produk teh dari PTPN Group telah mendunia bersama Starbucks. Teh hasil perkebunan tanah air ini telah menyebar ke lebih 32.000 kedai di 79 negara. Pencapaian ini tak hanya memperbaiki kinerja bisnis PTPN Group, namun juga dapat memenuhi kebutuhan teh di pasar dunia yang pada akhirnya dapat meningkatkan pemasukan dan devisa negara. Berdasarkan data pemerintah tahun 2021, market share teh asal Indonesia secara global adalah sebesar 2 persen.

Related Topics

Related Articles