Grup Kering Bentuk Dua Divisi Baru dan Rombak Struktur Eksekutif

Jakarta, FORTUNE - Grup mewah asal Prancis, Kering, terus merombak organisasinya di bawah kepemimpinan CEO Kering, Luca de Meo. Perusahaan mengumumkan pembentukan dua divisi baru, Industri dan Klien. Divisi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menopang pertumbuhan berkelanjutan bagi rumah mode di bawah naungannya.
Pengumuman tersebut disampaikan pada Senin (2/3), beberapa hari setelah Demna menampilkan peragaan busana perdananya untuk Gucci di Milan pekan lalu.
Seiring pembentukan dua pusat keunggulan itu, Kering juga menunjuk sejumlah eksekutif baru. Stéphane Noël diangkat sebagai Chief Industrial Officer yang efektif mulai 1 April, sementara Carlo Mocci ditunjuk sebagai Chief Client Officer yang mulai menjabat pada 4 Mei. Keduanya akan bergabung dalam komite eksekutif Kering dan melapor langsung kepada de Meo.
Di bawah kepemimpinan Mocci, Fedele Usai ditunjuk sebagai chief marketing officer yang efektif segera, sementara Daniele Zito telah lebih dulu diangkat sebagai Chief Commercial Officer sejak Januari.
“Saya sangat senang menyambut para pemimpin yang diakui keahliannya di bidang masing-masing untuk mempercepat transformasi yang telah kami mulai,” kata de Meo, dalam keterangannya, Selasa (3/3).
Ia menambahkan bahwa rumah-rumah mode adalah jantung Kering, dan platform grup hadir untuk mendukung pertumbuhan serta kinerja mereka.
"Dengan pusat keunggulan baru ini, kami memperjelas organisasi, menghubungkan tim, dan memastikan efisiensi di seluruh grup agar rumah-rumah kami dapat melaju lebih cepat dan lebih jauh," ujarnya.
Dalam keterangannya, Kering menjelaskan bahwa divisi Industri dibentuk untuk memperkuat struktur, kualitas, dan efisiensi produksi bagi Kering dan seluruh mereknya. Divisi ini akan mengintegrasikan fungsi pembelian, manufaktur, rantai pasok, kualitas, serta riset dan pengembangan.
Sementara itu, divisi Klien akan menyediakan keahlian dan solusi terpadu untuk menjalankan strategi Kering yang berfokus pada pelanggan. Ruang lingkupnya mencakup seluruh rantai nilai yang berkaitan dengan konsumen, termasuk pengembangan produk dan penetapan harga, pemasaran, kanal distribusi, perencanaan penjualan dan operasi, hingga pengelolaan data.
Sebelum bergabung dengan Kering pada September tahun lalu, de Meo menjabat sebagai CEO Renault Group. Dalam merekrut Noël, ia bahkan kembali melirik talenta dari industri otomotif.
Pada 2024, Noël menjabat sebagai executive vice president divisi kursi di Forvia, pemasok otomotif global asal Prancis, di mana ia memimpin organisasi dengan sekitar 40.000 karyawan yang tersebar di 77 fasilitas industri dan sembilan pusat riset serta pengembangan di 20 negara. Di Kering, ia akan bertugas menata organisasi industri grup dan memperkuat kinerja rantai pasok, sekaligus memastikan standar kualitas, kepatuhan, dan ketertelusuran tetap terjaga.
Sementara itu, Mocci memulai kariernya pada 2000 di McKinsey & Company sebelum bergabung dengan Amazon Europe pada 2013. Pada 2020 ia diangkat sebagai chief business officer di Deliveroo, dan kini diharapkan membawa keahlian dalam transformasi bisnis yang berorientasi pada pelanggan.
Usai memiliki pengalaman sekitar 25 tahun di industri barang mewah, penerbitan, konten multimedia, hingga komunikasi korporasi. Ia pernah menjabat CEO agensi periklanan TBWA Italia serta CEO Condé Nast Italy, sebelum bergabung dengan Dolce & Gabbana pada 2021 sebagai direktur komunikasi dan pemasaran.
Adapun Zito sebelumnya bekerja selama enam tahun di Bain Consulting dan sembilan tahun di Gucci, termasuk lima tahun terakhir sebagai presiden Gucci Jepang.
Sejak memimpin Kering, de Meo juga merekrut sejumlah mantan koleganya, termasuk spesialis SDM Thomas Cuntz sebagai kepala pengembangan talenta global dan keterlibatan karyawan, serta Giovanni Perosino sebagai senior vice president marketing di Gucci.
Kering dijadwalkan menggelar capital market day di Florence pada 15–16 April mendatang. Dalam forum tersebut, de Meo diperkirakan akan memaparkan visi serta rencana strategisnya untuk masa depan grup mewah tersebut.

















