BEI melakukan evaluasi komposisi LQ45 dan IDX30 setiap enam bulan, yakni pada Januari dan Juli. Peninjauan berdasarkan sejumlah parameter, seperti likuiditas perdagangan, nilai dan frekuensi transaksi, kapitalisasi pasar, porsi free float, fundamental perusahaan, serta kepatuhan terhadap peraturan Bursa.
Perubahan susunan indeks menjadi perhatian pelaku pasar karena digunakan sebagai acuan oleh berbagai produk investasi pasif, seperti reksa dana indeks dan exchange traded fund (ETF).
Pergantian konstituen juga kerap memengaruhi aliran dana investor institusi yang menjadikan indeks-indeks tersebut sebagai benchmark investasi.
Hingga penutupan perdagangan Senin (27/7), ketiga indeks tersebut masih mencatatkan pelemahan sejak awal tahun. IHSG berada di level 6.185,78 atau turun 28,46 persen secara year to date.
LQ45 melemah 27,64 persen ke level 612,55, IDX30 turun 21,12 persen menjadi 344,88, sedangkan IDX80 mencatat pelemahan terdalam, yakni 30,53 persen ke level 92,08.
Apa saja saham yang masuk LQ45 terbaru? | INDY dan NCKL menjadi konstituen baru LQ45. |
Saham apa yang keluar dari IDX30? | PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) keluar dan digantikan DEWA. |
Kapan perubahan indeks BEI mulai berlaku? | Komposisi baru berlaku efektif mulai 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026. |
Mengapa BEI melakukan evaluasi indeks? | Untuk memastikan indeks tetap merepresentasikan saham yang likuid, berkapitalisasi besar, dan memenuhi ketentuan free float. |