Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Chandra Daya Investasi Raih Laba US$121,05 Juta di 2025, Naik 295%

Chandra Daya Investasi Raih Laba US$121,05 Juta di 2025, Naik 295%
IPO PT Chandra Daya Investasi Tbk. (Fortune Indonesia/Tanayastri Dini)

Jakarta, FORTUNE - Anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), membukukan laba bersih senilai US$121,05 juta pada 2025 atau sekitar Rp2,04 triliun. Angka tersebut melonjak 295,16 persen (YoY) dari laba bersih 2024, yakni US$30,63 juta.

Kenaikan laba bersih itu tidak lepas dari pertumbuhan pendapatan perseroan. Dikutip dari laporan keuangan tahunan untuk tahun buku 2025, pendapatan CDIA meningkat sebesar 44,77 persen (YoY) dari US$102,25 juta menjadi US$148,03 juta atau sekitar Rp2,5 triliun).

Berdasarkan segmen usaha, pendapatan terbesar berasal dari penjualan daya listrik dan jasa kelistrikan lainnya, dengan kontribusi senilai US$95,28 juta, naik 18,45 persen (YoY) dari US$80,44 juta. Kemudian disusul oleh pendapatan jasa sewa kapal yang mencapai US$34,63 juta.

Sementara itu, segmen penjualan bahan bakar berada di posisi ketiga kontribusi pendapatan tertinggi pada 2025, yakni sebesar US$10,54 juta, menurun 7,62 persen (YoY) dari US$11,41 juta. Segmen lainnya meliputi: sewa tangki dan dermaga dengan pendapatan US$5,55 juta; jasa angkutan kapal US$1,75 juta; serta pendapatan sewa gudang senilai US$254.908.

Selain berdasarkan segmen usaha, CDIA juga membukukan pendapatan sesuai waktu pengakuan pendapatan. Itu meliputi pendapatan sepanjang waktu (senilai US$137,48 juta) dan pada waktu tertentu (hampir US$10,55 juta).

Bagaimana dengan neraca keuangan CDIA? Jumlah aset perseroan adalah US$1,74 miliar pada akhir Desember 2025, naik dari US$1,07 miliar pada penghujung 2024. Liabilitas perseroan juga turut bertumbuh dari US$328,32 juta menjadi US$607,89 juta. Begitu pula dengan ekuitas CDIA yang meningkat dari US$747,46 juta pada akhir 2024, menjadi US$1,13 miliar pada akhir 2025.

Dikutip dari IDX Mobile, harga saham CDIA menguat 7,69 persen ke Rp840 pada perdagangan Rabu pukul 16.00 WIB.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Market

See More

Minimalkan Dampak Penutupan Selat Hormuz, Emiten BABY Siapkan Mitigasi

25 Mar 2026, 18:40 WIBMarket