Jakarta, FORTUNE - Emiten Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), menetapkan dividen tunai final sejumlah Rp60 miliar untuk tahun buku 2025. Itu setara dengan 22,34 persen dari laba bersih perseroan pada 2025, yakni Rp268,5 miliar.
Direktur Jhonlin Agro Raya, Temmy Iskandar, mengatakan, jika sudah ada kepastian jumlah saham yang akan dibagi, maka dividen per saham JARR itu setara dengan Rp6,5 per saham. Itu sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 17 Juni 2026 yang dihadiri oleh pemegang saham yang merepresentasikan 8,01 miliar saham atau 86,75 persen dari jumlah saham perseroan.
"Tanggal pembayaran dividen adalah 17 Juli 2026," kata Temmy dalam keterbukaan informasi, Jumat (19/6).
Selain laba bersih, data keuangan per 31 Desember 2025 yang menjadi landasan penetapan dividen JARR, terdiri dari:
Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya: Rp577,9 miliar.
Total ekuitas: hampir Rp1,92 triliun.
Secara terperinci, berikut ini jadwal lengkap pembagian dividen dari emiten JARR:
Tanggal efektif: 17 Juni 2026.
Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 25 Juni 2026.
Tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 26 Juni 2026.
Tanggal cum dividen di pasar tunai: 29 Juni 2026.
Tanggal ex dividen di pasar tunai: 30 Juni 2026.
Tanggal pembayaran: 17 Juli 2026.
Di luar agenda penggunaan laba bersih, agenda lain dalam RUPST JARR adalah persetujuan laporan tahunan direksi tentang jalannya usaha dan laporan pengawasan dewan komisaris untuk tahun buku 2025. Begitu pula dengan pengesahan laporan keuangan tahunan tahun buku 2025 yang sudah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja Suhartono, yang diberi opini wajar tanpa pengecualian.
Dikutip dari IDX Mobile, harga saham JARR naik 1,75 persen ke harga Rp2.030 pada Jumat pukul 15.51 WIB.
