Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin (14/9), setelah ditutup turun 0,73 persen pada akhir perdagangan Jumat (11/9).
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, mengatakan, fokus pekan ini tertuju pada FOMC 15–16 September, dengan probabilitas kenaikan Fed Rate 25 bps telah mencapai sekitar di atas 85 persen. Karena kenaikan sudah cukup priced-in, perhatian pasar akan bergeser ke guidance dan dot plot.
"Posisi yang lebih hawkish berpotensi kembali menekan UST yield, DXY, dan aset emerging market," kata Reza.
Secara teknikal, IHSG membentuk hammer di area support 6.475–6.375 sekaligus bertahan di sekitar MA20 6.533. Hal itu membuka peluang technical rebound. BRIDS memperkirakan IHSG berpeluang menguji resistance terdekat 6.600.
"Dengan 6.700 sebagai resisten berikutnya. Selama bertahan di atas 6.475, bias jangka pendek masih konstruktif," ujar Reza.
Saham-saham pilihan tim BRIDS hari ini adalah UNTR, IMPC, dan TINS.
Sepanjang pekan lalu, IHSG melemah 1,43 persen, disertai net foreign sell Rp2,31 triliun di pasar reguler. Tekanan terutama berasal dari kenaikan harga minyak yang kembali menembus US$100 per barel serta meningkatnya kehati-hatian investor menjelang FOMC.
Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji, mengatakan, dari sisi domestik, indikator makro ekonomi nasional seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang terjaga dan stabilitas pasokan energi domestik akan menjadi bantalan bagi laju IHSG.
Selain itu, apresiasi rupiah sebesar 0,21 persen ke Rp17.641,5 per dolar Amerika Serikat (AS) diharapkan dapat melonggarkan foreign inflow. "Dan membuat para pelaku investor domestik tidak terlalu lebih defensif," kata Nafan dalam risetnya.
Menurutnya, secara teknikal, IHSG masih membentuk struktur bullish. MA20&60 berada dalam kondisi bullish crossover, sedangkan Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal negatif. Volume pun mengalami penurunan.
Ia memperkirakan IHSG hari ini bergerak variatif dan tidak menutup kemungkinana terhadap potensi rebound. Saham-saham pilihan Mirae Asset Sekuritas hari ini adalah BBRI, ERAA, dan ISAT.
