Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

IHSG Diproyeksikan Lanjut Melemah, Support Terdekat 6.110

2 min read
IHSG Diproyeksikan Lanjut Melemah, Support Terdekat 6.110
Laju IHSG pada Rabu (28/1).
  • IHSG diproyeksikan melanjutkan pelemahan setelah turun 1,51 persen ke 6.147,86, dengan support terdekat 6.110 dan level berikutnya sekitar 6.030.
  • Sentimen negatif berasal dari adaptasi aturan BEI soal harga minimum saham Rp1, ekspektasi The Fed hawkish, penguatan dolar AS, serta kenaikan minyak akibat ketegangan AS–Iran.
  • Analisis teknikal menunjukkan tekanan jual dominan dan momentum bearish; peluang rebound muncul bila indeks menembus 6.186, sementara rekomendasi mencakup PTBA, UVCR, AMRT, AADI, BBCA, MEDC, dan PSAB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan lanjut melemah pada Selasa (29/9), setelah ditutup turun 1,51 persen ke level 6.147,86 kemarin.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, mengatakan, fokus sentimen hari ini tertuju pada fase adaptasi terhadap kebijakan BEI yang menurunkan batas harga minimum saham menjadi Rp1. Perubahan itu berpotensi meningkatkan volatilitas, khususnya pada saham berharga rendah, seiring penyesuaian rentang harga dan mekanisme auto rejection.

"Dari eksternal, tekanan masih berasal dari ekspektasi kebijakan The Fed yang hawkish, penguatan DXY di atas 101, serta kenaikan harga minyak akibat ketegangan AS–Iran yang memperbesar risiko inflasi global," kata Reza.

Ia menilai, secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi setelah menembus neckline pola Head and Shoulders di 6.375. MACD masih menunjukkan momentum bearish, dengan support terdekat di 6.110, diikuti 6.030. Sementara itu, resisten berada di 6.185, kemudian area 6.230–6.270.

"Pergerakan selanjutnya akan mencermati kemampuan indeks bertahan di area support serta perkembangan volatilitas selama fase adaptasi kebijakan BEI," ujar Reza.

Daftar saham pilihan tim BRIDS hari ini adalah PTBA, UVCR, dan AMRT.

Sementara itu, Kiwoom Sekuritas menilai, secara teknikal, IHSG breakdown area gap atau support. Kondisi itu menunjukkan tekanan jual masih dominan dan momentum jangka pendek cenderung bearish setelah IHSG gagal kembali ke atas area resistance dinamis.

RSI (14) turun ke 32,92, mendekati area oversold, yang mengindikasikan momentum bearish cukup kuat namun sekaligus membuka peluang technical rebound apabila tekanan jual mulai mereda.

Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia, mengatakan, apabila IHSG gagal bertahan di atas area 6.112–6.148, pelemahan berpotensi berlanjut menuju 6.033,38 (FR 61,8 persen) dan 5.987.

"Sebaliknya, apabila terjadi rebound, IHSG perlu kembali menembus 6.186, kemudian 6.227-6.241," kata Liza.

Saham-saham pilihannya adalah AADI, BBCA, MEDC, dan PSAB.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More