Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Investor Asing Net Sell Capai Rp1 Triliun, Ini Daftar Sahamnya
ilustrasi saham (pexels.com/Luca Sammarco)
  • Investor asing mencatat net sell Rp1,07 triliun di seluruh pasar pada Selasa (28/7), sementara IHSG turun 0,89 persen ke 6.130,58.

  • BMRI dan BBRI memimpin penjualan bersih asing masing-masing Rp150,19 miliar dan Rp135,63 miliar.

  • Akumulasi net sell mencapai Rp4,29 triliun dalam lima hari, Rp7,34 triliun sebulan, dan Rp79,91 triliun sejak awal 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — Aksi jual investor asing kembali membayangi perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada penutupan perdagangan Selasa (28/7), investor asing membukukan nilai jual bersih (net sell) mencapai Rp1,07 triliun di seluruh pasar.

Aksi itu terjadi bersamaan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 55,19 poin atau 0,89 persen ke level 6.130,58. Pelemahan ini sekaligus memperpanjang koreksi IHSG selama lima hari perdagangan berturut-turut.

Tekanan jual terutama menyasar saham berkapitalisasi besar, khususnya dari sektor perbankan. Di pasar reguler saja, nilai net sell asing mencapai Rp788,57 miliar.

BMRI dan BBRI pimpin daftar net sell asing

Data perdagangan BEI menunjukkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi saham dengan nilai jual bersih asing terbesar pada perdagangan Selasa (28/7), yakni Rp150,19 miliar. Harga saham BMRI turun 1,44 persen ke level Rp4.100 per saham.

Posisi berikutnya ditempati PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net sell Rp135,63 miliar. Selain dua bank besar tersebut, aksi jual asing terjadi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar dari berbagai sektor.

Berikut daftar 10 saham dengan net sell terbesar investor asing:

  1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp150,19 miliar

  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp135,63 miliar

  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp50,9 miliar

  4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp48,42 miliar

  5. PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp47,9 miliar

  6. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp44,01 miliar

  7. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF): Rp32,17 miliar

  8. PT Indika Energy Tbk (INDY): Rp31,78 miliar

  9. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Rp30,64 miliar

  10. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Rp30,29 miliar.

TINS menjadi saham yang paling banyak dibeli asing

Meski mencatatkan jual bersih secara keseluruhan, investor asing masih mengakumulasi sejumlah saham. PT Timah Tbk (TINS) membukukan beli bersih (net buy) terbesar senilai Rp32,52 miliar. Saham TINS pun ditutup menguat 0,58 persen ke level Rp3.460 per saham.

Selain TINS, berikut daftar 10 saham dengan net buy terbesar investor asing:

  1. PT Timah Tbk (TINS): Rp32,52 miliar

  2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp32,01 miliar

  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp19,09 miliar

  4. PT Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam Tbk (GGRM): Rp17,31 miliar

  5. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA): Rp14,65 miliar

  6. PT Bach Multi Global Tbk (BACH): Rp11,41 miliar

  7. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR): Rp9,71 miliar

  8. PT Elnusa Tbk (ELSA): Rp6,45 miliar

  9. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp5,47 miliar

  10. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL): Rp4,71 miliar.

Data perdagangan juga menunjukkan pembelian investor asing di pasar reguler mencapai sekitar Rp2,96 triliun. Nilai penjualannya mencapai Rp3,75 triliun, sehingga menghasilkan net sell Rp788,57 miliar.

IHSG melemah, mayoritas sektor ditutup di zona merah

Tekanan jual asing berlangsung bersamaan dengan pelemahan pasar saham domestik. IHSG ditutup turun 0,89 persen ke posisi 6.130,58 pada perdagangan Selasa (28/7).

Hampir seluruh indeks sektoral ditutup melemah. Sektor properti dan real estat mencatat koreksi terdalam sebesar 3,25 persen, disusul energi 1,75 persen, perindustrian 1 persen, teknologi 0,88 persen, keuangan 0,85 persen, dan infrastruktur 0,76 persen.

Selanjutnya, sektor transportasi terkoreksi 0,74 persen, sektor kesehatan melemah 0,63 persen, sektor barang baku turun 0,53 persen, serta sektor barang konsumer nonprimer terkoreksi 0,34 persen. Adapun sektor barang konsumer primer menjadi satu-satunya sektor yang menguat dengan kenaikan 0,52 persen.

Aktivitas perdagangan mencatat volume transaksi mencapai 24,87 miliar saham dengan nilai Rp10,70 triliun. Sebanyak 360 saham ditutup melemah, 265 saham menguat, dan 172 saham tidak mengalami perubahan harga.

Secara akumulatif, arus keluar dana asing masih berlanjut. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp4,29 triliun dalam lima hari perdagangan terakhir, Rp7,34 triliun dalam satu bulan, dan Rp79,91 triliun sejak awal 2026.

FAQ seputar investor asing net sell mencapai Rp1 triliun

Berapa nilai net sell investor asing pada 28 Juli 2026?

Investor asing mencatat net sell sebesar Rp1,07 triliun di seluruh pasar.

Saham apa yang mengalami net sell asing terbesar?

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi saham dengan net sell terbesar, yakni Rp150,19 miliar.

Saham apa yang paling banyak dibeli investor asing?

PT Timah Tbk (TINS) mencatat net buy terbesar sebesar Rp32,52 miliar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article