Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Kantongi Izin, Mirae Asset Bidik Investor Kripto Ritel Hong Kong

Kantongi Izin, Mirae Asset Bidik Investor Kripto Ritel Hong Kong
ilustrasi kripto (unsplash.com/Traxer)

Jakarta, FORTUNE - Perusahaan sekuritas asal Korea Selatan, Mirae Asset Securities, memperluas langkahnya ke industri aset digital dengan memasuki pasar kripto ritel di Hong Kong. Ekspansi ini menyusul diperolehnya lisensi resmi yang membuka jalan bagi layanan perdagangan kripto untuk investor individu. Anak usaha perseroan di Hong Kong diketahui telah mengantongi persetujuan final lisensi aset digital ritel dari Securities and Futures Commission pada 15 April 2026. Dengan izin tersebut, perusahaan bersiap menghadirkan layanan trading kripto bagi investor ritel yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026.

Persetujuan ini menjadi titik penting dalam perjalanan Mirae Asset Securities (HK) Limited. Sebelumnya, akses terhadap layanan aset digital perusahaan masih terbatas untuk investor profesional. Berdasarkan catatan regulator pada Desember 2023, lisensi yang dimiliki kala itu memang hanya mengakomodasi segmen tertentu.

CEO Mirae Asset Hong Kong, Sung Joon-yeop, menilai lisensi ini sebagai fondasi penting bagi pengembangan ekosistem investasi ke depan.
“Melalui perolehan lisensi ini, kami telah membangun ekosistem investasi baru yang menghubungkan aset tradisional dan aset digital secara organik. Kami berencana mengembangkannya menjadi platform komprehensif yang mengintegrasikan aset dunia nyata (RWA) dan aset digital berbasis tokenisasi ke dalam platform mobile," ujarnya, mengutip Coinmarketcap.

Langkah ini dinilai strategis karena berasal dari institusi keuangan konvensional, bukan pemain kripto murni. Hal tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri terhadap kerangka regulasi aset digital di Hong Kong.

Melansir Seoul Economic Daily, lisensi ini menjadi bagian dari strategi “Mirae Asset 3.0” berbasis digital asset. Dengan cakupan lisensi yang kini diperluas ke investor ritel, Mirae Asset membuka peluang penetrasi pasar yang lebih luas. Perusahaan juga tengah menyiapkan platform perdagangan berbasis mobile yang memungkinkan pengguna individu memperdagangkan berbagai aset digital secara langsung dalam satu ekosistem terpadu. Hong Kong dijadikan pintu masuk ekspansi ke pasar global seperti AS dan Singapura. Platform akan menjadi “one-stop retail platform” untuk aset tradisional dan digital.

Pemerintah Hong Kong sendiri telah merancang regulasi yang memungkinkan investor ritel mengakses pasar kripto. Namun, tetap dengan pengawasan ketat. Investor hanya diperbolehkan memperdagangkan aset yang telah disetujui regulator, serta wajib melalui proses penilaian risiko dan pembatasan eksposur tertentu. Pendekatan ini dinilai mampu menjaga keseimbangan antara perluasan akses pasar dan perlindungan investor.

Masuknya Mirae Asset diperkirakan akan memperketat persaingan di pasar kripto ritel Hong Kong, khususnya bagi platform yang telah lebih dulu beroperasi. Dengan dukungan infrastruktur yang kuat dan basis nasabah yang luas, perusahaan ini berpotensi menjadi pemain dominan.

Salah satu nilai tambah yang ditawarkan adalah integrasi berbagai instrumen investasi dalam satu platform. Ke depan, investor dapat mengakses saham, obligasi, aset dunia nyata yang ditokenisasi, hingga kripto dalam satu ekosistem terpadu. Meski demikian, sejumlah detail teknis masih menunggu kepastian lebih lanjut, termasuk realisasi peluncuran platform pada Juni 2026 yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Market

See More

Kantongi Izin, Mirae Asset Bidik Investor Kripto Ritel Hong Kong

16 Apr 2026, 10:01 WIBMarket