Di tengah derasnya arus keluar dana asing, sejumlah saham masih menarik minat investor global. Hingga 8 Juni 2026, saham dengan nilai net buy terbesar sepanjang tahun ditempati PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar Rp2,31 triliun.
Posisi berikutnya diisi PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp2,15 triliun dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp2,11 triliun.
Sementara pada perdagangan Senin (8/6), saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi incaran utama investor asing dengan net buy Rp258,36 miliar. Sejalan dengan itu, saham TPIA melonjak 22,99 persen dan ditutup di level Rp1.605 per saham.
Selain TPIA, investor asing juga mencatat pembelian bersih pada BUMI, BBNI, DEWA, BIPI, BRMS, INDF, BUVA, BULL, dan PTRO.
Apa saham yang paling banyak dilepas investor asing sepanjang 2026? | PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan net sell terbesar, mencapai Rp32,44 triliun. |
Berapa total net sell investor asing di pasar reguler sepanjang 2026? | Hingga awal Juni 2026, investor asing mencatat net sell Rp72,22 triliun di pasar reguler. |
Mengapa investor asing banyak menjual saham Indonesia? | Aksi jual dipengaruhi kombinasi sentimen global, pelemahan rupiah, penurunan cadangan devisa, dan faktor domestik lainnya. |
Saham apa yang paling banyak dibeli investor asing sepanjang 2026? | PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatat net buy terbesar dengan nilai Rp2,31 triliun. |