Sentuh ATH, Hati-Hati IHSG Terkoreksi di Tengah Kans Profit Taking

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan terkoreksi di tengah peluang aksi ambil untung atau profit taking pada Jumat (29/8).
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatat, kemarin, IHSG menorehkan rekor all time high pada perdagangan terakhir setelah menyentuh level tertinggi harian di 8.022.
"Area resisten terdekat berada di 8.022, sementara support terjaga pada kisaran 7.800," demikian dikutip dari riset harian BRIDS.
Tiga saham pilihan BRIDS hari ini, meliputi: NCKL, MAPA, dan FILM.
Senada dengan BRIDS, Phintraco Sekuritas juga memperkirakan IHSG hari ini melaju di kisaran support 7.800, pivot 7.950, dan resisten 8.020. Daftar saham pilihan Phintraco Sekuritas adalah BBTN, HRTA, ENRG, BBCA, dan ASRI.
Analis Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan, secara teknikal, pembentukan histogram negatif pada MACD masih berlanjut serta IHSG membentuk long upper shadow yang mengindikasikan adanya tekanan jual.
"Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah menuju support level 7.900 pada perdagangan Jumat (29/8)," katanya dalam riset harian.
Indeks di bursa Asia bergerak mixed, investor mencermati langkah bank sentral Korea Selatan yang mempertahankan suku bunga acuan tetap pada level 2,5 persen untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sesuai dengan perkiraan pasar. Investor juga mencermati dampak dari pemberlakuan tarif impor AS sebesar 50 persen terhadap India.
Dari global (29/8), investor menantikan Indeks Keyakinan Konsumen Jepang pada Agustus 2025, yang diperkirakan sedikit turun pada level 33,5 dari 33,7 pada Juli 2025, yang juga mengalami penurunan dari bulan sebelumnya.
Dari Jerman, akan dirilis penjualan ritel Juli 2025, yang diperkirakan turun 0,4 persen (MoM), dari naik 1 persen pada Juni 2025. Dari Jerman juga akan dirilis data inflasi Agustus 2025 yang diperkirakan menjadi 2,1 persen dari 2 persen pada Juli 2025. Sedangkan dari AS, investor akan mencermati indeks Core PCE Price Juli 2025 yang diperkirakan stabil di level 0,3 persen (MoM).