Jakarta, FORTUNE - Managing Director Emtek Group, Sutanto Hartono, buka suara terkait perkembangan rencana membawa Vidio untuk mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menurutnya, hingga saat ini belum ada agenda spesifik terkait rencana IPO tersebut. Perusahaan masih berfokus pada penguatan fundamental kinerja Vidio.
"Kami lagi godok sesuatu," ujar Sutanto saat ditemui di Main Hall BEI, Jumat (10/7), setelah pencatatan saham PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS). Ia menambahkan, "Tapi bukan masalah IPO, masalah perbaikan fundamental."
Lebih lanjut, menurutnya, saat ini pihaknya tengah menggodok sesuatu untuk Vidio terkait fundamental perusahaan. Rencananya, hal tersebut akan diungkapkan dalam waktu dekat.
"Karena kan pada akhirnya kami sudah tahu pertanyaan investor apa, concern investor apa. Selama ini sudah kami persiapkan ke arah sana."
Per hari ini, Vidio juga belum berkomunikasi ataupun menjajaki rencana IPO dengan pihak bursa. "Intinya kan kalau kami di Emtek Group, salah satu kekuatannya adalah, kami punya track record beberapa kali membawa perusahaan melantai di bursa. Jadi kami sudah tau what to expect," jelas pria yang juga menjabat sebagai CEO Emtek Media atau PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) itu.
Selain Vidio, Emtek Group juga berinvestasi di perusahaan layanan digital lain, seperti DANA. Namun, Emtek Group telah mendivestasi sebagian besar kepemilikan saham DANA, sehingga tak dapat menentukan langkah strategis seperti IPO untuk perusahaan tersebut.
Sebagai konteks, Sutanto hadir di seremoni pencatatan saham RANS sebagai perwakilan PT Indonesia Entertainmen Grup (IEG), yang memiliki 911,5 juta saham RANS atau 7,23 persen dari total saham perseroan. IEG menyuntikkan modal di RANS pada 2021 sebesar Rp248 miliar.
Melalui IPO, RANS menawarkan 2,52 miliar saham baru atau 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham. Dengan begitu, RANS menghimpun dana Rp429,25 miliar. Per akhir perdagangan Jumat sesi I, harga RANS tercatat menguat 34,12 persen ke Rp228.
