Jakarta, FORTUNE — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di bawah tekanan pada awal perdagangan Kamis (4/6). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka melemah 0,36 persen ke level 5.919,57 dan sempat melemah ke area 5.866.
Pelemahan tersebut melanjutkan tren hari sebelumnya, yang mana IHSG ditutup di level 5.941 dan mencapai posisi terendah sejak 2021. Di saat yang sama, nilai tukar rupiah juga terus mendekati level psikologis Rp18.031 per dolar AS.
Di tengah kondisi tersebut, investor dihadapkan pada tantangan untuk mengelola portofolio tanpa terburu-buru mengambil keputusan. Sehingga, dibutuhkan strategi investasi saat IHSG turun dan rupiah melemah.
