Jakarta, FORTUNE - PT Ajaib Sekuritas Asia mengungkapkan sejumlah target aksi korporasi setelah mendapat suntikan dana US$270 juta atau sekitar Rp4,8 triliun dari SBI Holdings.
Co-Founder dan CEO Ajaib, Anderson mengatakan investasi dari grup keuangan asla Jepang tersebut akan digunakan untuk memperluas perekrutan Ajaib dalam negeri, terutama yang berkaitan langsung dengan pengembangan teknologi. Saat ini Ajaib memiliki sekitar 700 karyawan.
"Kami percaya kualitas talenta Indonesia setara dengan yang terbaik di dunia dan kami berharap kepercayaan sebesar ini membuka jalan bagi lebih banyak modal global masuk ke sektor teknologi Indonesia," ucap Anderson dalam konferensi pers di Jakarta, (31/26).
Anderson juga berharap, pendaanan tersebut dapat menciptakan lapangan kerja yang berkualitas di tengah industri kecerdasan buatan, industri data center, maupun di industri blockchain.
Adapun, perolehan investasi tersebut terjadi sejalan dengan peforma Ajaib yang mencatatkan tujuh juta pengguna, dengan mayoritas investor retail. Oleh karenanya perusahaan membidik hingga 28 juta pengguna retail nasional atau sekitar 10 persen penduduk Indonesia.
