MARKET

Antrean IPO Saham BEI Masih Ramai, 27 Emiten per 26 Januari

Sektor apa yang mendominasi antrean IPO saham BEI?

Antrean IPO Saham BEI Masih Ramai, 27 Emiten per 26 JanuariIlustrasi IPO. (Flickr)
26 January 2024

Jakarta, FORTUNE - Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan ada 27 perusahaan dalam antrean IPO (Initial Public Offering) saham per Jumat (26/1).

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, 19 dari perusahaan dalam antrean itu merupakan perusahaan beraset skala menengah, yakni di antara Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar. Kemudian, enam perusahaan lainnya tergolong berskala besar atau memiliki aset di atas Rp250 miliar, dan dua lainnya beraset skala kecil atau di bawah Rp50 miliar.

Dari segi sektor, ada tujuh perusahaan yang berasal dari sektor perindustrian. Kemudian, enam calon emiten datang dari sektor consumer cyclicals

Ada pula lima calon emiten dari sektor teknologi. Diikuti oleh tiga emiten sektor consumer non-cyclicals, dua perusahaan sektor basic materials. Sementara itu, empat calon perusahaan terbuka lainnya merupakan bagian dari sektor energi (1), infrastruktur (1), properti dan real estate (1), serta transportasi dan logistik (1).

Per 26 Januari pula, sudah ada 8 perusahaan yang melantai di BEI, dengan total dana terhimpun Rp1,36 triliun. Jumlahnya akan bertambah di pekan depan, mengingat ada emiten yang akan mencatatkan sahamnya lagi.

Antrean untuk penerbitan obligasi dan right issue

Selain mengantre untuk mencatatkan saham secara perdana, ada juga emiten yang mengantre untuk menerbitkan obligasi. Hingga 26 Januari 2024, ada 15 emisi dari 10 penerbit EBUS yang berasal dari sektor-sektor berikut ini:

  • 3 perusahaan dari sektor energi.
  • 3 perusahaan dari sektor finansial.
  • 1 perusahaan dari sektor basic materials.
  • 1 perusahaan dari sektor kesehatan.
  • 1 perusahaan dari sektor infrastruktur.
  • 1 perusahaan dari sektor keuangan.

Lebih lanjut, BEI juga mencatat terdapat 24 perusahaan tercatat yang berada di antrean right issue dalam periode yang sama, dengan perincian sebagai berikut:

  • 8 perusahaan dari sektor consumer cyclicals.
  • 5 perusahaan dari sektor keuangan.
  • 4 perusahaan dari sektor consumer cyclicals.
  • 4 perusahaan dari sektor energi.
  • 1 perusahaan dari sektor basic materials.
  • 1 perusahaan dari sektor infrastruktur.
  • 1 perusahaan dari sektor transportasi dan logistik.

Di periode itu, sudah ada empat perusahaan tercatat yang menggelar aksi right issue di pasar modal. Total nilainya mencapai Rp3,08 triliun.

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.