MARKET

Investor Tunggu Data Ekonomi, Peluang Rebound IHSG Terbuka

Namun, analis juga memperingatkan risiko fluktuasi IHSG.

Investor Tunggu Data Ekonomi, Peluang Rebound IHSG TerbukaKaryawan melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/10/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.
20 February 2024
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (Ihsg) diprediksi kembali menguat, Selasa (20/2), setelah ditutup melemah 0,53 persen ke harga 7.296,70 kemarin (19/2) sore.

Menurut Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, IHSG berpotensi rebound atau berbalik arah asalkan tetap bergerak di atas level 7.200 hari ini.

"Namun, adanya pelemahan di bawah 7.200 bisa menjadi tanda dari tahap awal wave c dari (iv)," kata Ivan melalui riset hariannya, dikutip Selasa.

Ivan pun menyebut, hari ini level support IHSG ada di 7.200, 7.099, dan 7.021. Sementara resistennya berada di level 7.043, 7.503, dan 7.606.

Berbeda dengan Ivan, Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan memprediksi IHSG bergerak fluktuatif hari ini di rentang support 7.250 dan resisten di 7.330. Dengan pivot di level 7.300. 

Ia mengatakan, "Secara teknikal, IHSG rebound ke level support dinamisnya di MA5 bersamaan dengan penyempitan positif slope MACD."

Indikator Stochastic RSI telah memasuki area overbought. Sehingga ia memproyeksikan laju IHSG hari ini fluktuatif. 

Itu dari segi analisis teknikal. Bagaimana dengan sentimen IHSG hari ini? Valdy menyoroti rilis data ekonomi penting mengenai suku bunga acuan oleh Bank Indonesia, Rabu (21/2). Diperkirakan suku bunga akan tetap di level 6.00 persen.

"Namun, investor memperhatikan risalah kebijakan Bank Indonesia untuk melihat kemungkinan adanya rencana penurunan suku bunga dan pandangan Bank Indonesia terhadap kondisi ekonomi makro Indonesia," ujarnya lagi.

Di sisi eksternal, rilis data U.S. Conference Board Leading Index MoM Januari diperkirakan menurun dari -0.10 persen menjadi -0.30 persen. Indikator itu merupakan proyeksi kegiatan ekonomi. Sehingga hal ini menjadi sentimen negatif terhadap kinerja ekonomi di pasar global.

Sementara itu, dari sisi regional, investor mencermati rilis data Indeks Keyakinan Konsumer (IKK) Korea Selatan pada Selasa pagi (20/2) karena merupakan salah satu negara dari G20. Secara tren, IKK Korea Selatan mengalami peningkatan sejak bulan November 2023 dari 97.2 menjadi 101.6 pada Januari 2024.

Dengan segala sentimen itu, pada Selasa (20/2) saham-saham yang dapat diperhatikan menurut Phintraco Sekuritas, yakni: AUTO, BRIS, BUKA, INCO dan JSMR.

Lebih lanjut, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya memproyeksikan IHSG melemah walau terbatas pada hari ini. Tapi, masih ada sentimen positif setelah pemilu berlalu.

Ia memperkirakan IHSG melaju di kisaran support 7.202 dan resisten di 7.373. Saham-saham yang ia soroti, terdiri dari: BINA, ADHI, PWON, KLBF, HMSP, dan UNVR.

Related Topics