Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Investor Kripto Rogoh Puluhan Juta Demi Makan Bareng Trump

Investor Kripto Rogoh Puluhan Juta Demi Makan Bareng Trump
potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/Gage Skidmore via commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)

Jakarta, FORTUNE - Ambisi untuk bertemu langsung dengan Donald Trump mendorong sebagian pelaku kripto merogoh kocek dalam-dalam. Salah satunya adalah Morten Christensen, yang berhasil mengamankan tiket menghadiri jamuan eksklusif di Mar-a-Lago—bahkan tanpa memegang memecoin secara konsisten selama periode kompetisi.

Christensen diketahui mengeluarkan sekitar US$1.200 atau setara Rp20,7 juta untuk mengikuti makan malam bersama Presiden Amerika Serikat tersebut. Acara ini diperuntukkan bagi pemegang memecoin teratas milik Trump. Namun pada 2026, ia memperkirakan biaya partisipasi serupa bisa ditekan menjadi sekitar US$500 atau Rp8,62 juta. “Istri saya tidak tertarik untuk ikut,” ujar Christensen melansir Yahoo Finance.

Jamuan yang digelar pada 25 April di Mar-a-Lago itu dijadwalkan menghadirkan Trump sebagai pembicara utama, bersama sejumlah tokoh industri seperti CEO Tether Paolo Ardoino, miliarder Tim Draper, serta Cathie Wood dari ARK Investment Management. Sebanyak 297 pemegang memecoin teratas memperoleh akses ke konferensi dan gala makan siang, sementara 29 peserta teratas diundang ke resepsi eksklusif bersama presiden.

Menariknya, Christensen lolos tanpa eksposur penuh terhadap aset tersebut. Ia hanya memegang token selama sekitar 4,5 hari, sembari melakukan lindung nilai (hedging) untuk menghindari risiko fluktuasi harga. Strateginya memungkinkan ia tetap memenuhi syarat kompetisi tanpa benar-benar mempertaruhkan posisi besar di pasar.

Ia sempat membeli 10.000 token di harga US$2,8 per unit sebelum melepasnya sehari kemudian. Menjelang akhir kompetisi, ia kembali masuk dengan nilai US$15.000 atau sekitar Rp258,79 juta, lalu menutup posisi dengan strategi serupa. Saat kompetisi berakhir, ia tidak lagi memiliki token tersebut.

Total biaya transaksi yang dikeluarkan mencapai US$506,27 atau sekitar Rp8,73 juta. Dengan strategi tersebut, ia berhasil menempati peringkat ke-207 di papan klasemen. Christensen, yang menjalankan AirdropAlert.com, dinilai tidak melanggar aturan karena mekanisme kompetisi memungkinkan peserta membeli token, menetralkan risiko harga, dan tetap memenuhi syarat hanya dengan menanggung biaya transaksi.

Pada edisi sebelumnya, kompetisi serupa menarik partisipasi lebih besar. Christensen bahkan sempat memegang posisi senilai US$250.000 atau sekitar Rp4,3 miliar, sebelum akhirnya menutupnya dan hanya mengeluarkan biaya sekitar US$1.200 untuk menghadiri acara di klub golf Trump di luar Washington.

Namun, dinamika tahun ini berbeda. Nilai memecoin Trump tercatat turun 40 persen sepanjang tahun berjalan dan anjlok hingga 93 persen dari puncaknya pasca pelantikan, menurut data CoinGecko. Meski industri kripto mendapat berbagai kelonggaran regulasi, termasuk pelonggaran penegakan hukum dan kepemimpinan yang lebih ramah di regulator, harga Bitcoin justru terkoreksi sekitar 40 persen dari rekor tertingginya pada Oktober.

Di kalangan komunitas kripto, sentimen terhadap Trump juga mulai berubah. Kritik muncul terkait performa investasi hingga dugaan konflik kepentingan dari bisnis kripto keluarga presiden.

“Trump saat ini jauh kurang disukai dibandingkan setelah pelantikannya. Sekarang dengan pemberlakuan tarif sepanjang tahun ini, kripto mengalami penurunan, reputasinya di komunitas kripto tidak sebaik sebelumnya,” kata Christensen.

Meskipun demikian, efek promosi dari kompetisi tetap terasa. Nilai memecoin sempat melonjak 56 persen setelah pengumuman kontes pada Maret sebelum kembali terkoreksi, lalu menguat lagi dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, posisi teratas tahun ini ditempati akun bernama Justin Sun dengan 2,4 miliar poin.

Sun sebelumnya menghadapi kasus penipuan perdata dari SEC yang kemudian diselesaikan dengan pembayaran US$10 juta tanpa pengakuan kesalahan. Terlepas dari kontroversi, Christensen mengaku tetap tertarik mengikuti acara tersebut demi pengalaman. “Mar-a-Lago, lokasi yang unik. Jujur, saya tidak pernah menyangka bisa pergi ke sana,” ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

Diikuti Ribuan Pencinta Lari, Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run

27 Apr 2026, 14:24 WIBNews