ParagonCorp Rilis Novo Club Batch 4, Wadahi 150 Ribu Mahasiswa

Jakarta, FORTUNE - ParagonCorp membuka Novo Club batch ke-4 dan difungsikan sebagai ruang pengembangan bagi mahasiswa untuk tumbuh sebagai changemakers atau agen perubahan di daerah masing-masing. Sebanyak lebih dari 150 ribu mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia, dari barat hingga timur, bergabung dalam program yang berjalan sejak 2023 ini pada Sabtu, 25 April 2026.
CEO Paragon Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI), Salman Subakat, menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk mulai melangkah meski belum sepenuhnya siap. Ia menjelaskan, program ini dirancang sebagai ekosistem nasional untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kapasitas diri, menguji ide, sekaligus merealisasikan solusi atas persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
Memasuki batch terbaru pada April 2026, Novo Club semakin menegaskan perannya sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkontribusi secara nyata.
“Masa muda bukan masa untuk menunggu. Masa muda adalah masa untuk mulai. Mulai mencoba. Mulai belajar. Mulai menentukan arah hidup,” ujar Salman, dalam Welcoming Novo Club Batch 4 bertajuk “Berani Berinovasi, Berdampak Tanpa Batas”, Sabtu (25/4).
Ia menambahkan, perubahan besar kerap lahir bukan dari mereka yang paling siap, melainkan dari mereka yang berani mengambil langkah pertama.
“Banyak perubahan besar di dunia ini tidak dimulai dari orang yang paling siap, tetapi dari mereka yang cukup berani untuk melangkah. Jangan tunggu sempurna untuk memulai. Karena semua orang hebat hari ini pernah berada di titik yang sama: belum siap, tapi tetap melangkah,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, turut menyoroti pentingnya ruang pembentukan karakter dan pola pikir generasi muda melalui inisiatif semacam ini.
“Yang kita siapkan hari ini bagaimana cara berpikirnya, nilai yang dipegang, keberanian yang dimiliki untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan ketidakpastian," ujarnya.
Lebih jauh, Novo Club tidak hanya berfungsi sebagai program pengembangan kapasitas, tetapi juga sebagai perjalanan selama 1,5 tahun yang menggabungkan pembelajaran dengan implementasi langsung di lapangan. Peserta didorong untuk merancang inisiatif, menjalankan proyek kolaboratif, hingga mengambil peran sebagai penggerak di komunitasnya.
Pendekatan ini telah menghasilkan lebih dari 260 program yang dijalankan mahasiswa di berbagai wilayah, menunjukkan bagaimana ide-ide yang lahir dari kampus dapat berkembang menjadi aksi konkret yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, program ini juga dilengkapi fase alumni empowerment yang membuka akses ke jaringan profesional dan peluang karier, sehingga dampaknya berlanjut setelah program selesai.


















