Comscore Tracker
NEWS

Akan Ada 264 Ribu Kendaraan ke Jabodetabek Saat Puncak Arus Balik

Hingga H+10 Lebaran, diprediksi 2 juta kendaraan ke Jakarta.

Akan Ada 264 Ribu Kendaraan ke Jabodetabek Saat Puncak Arus BalikSejumlah kendaraan memadati jalan tol Cipali, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (30/4/2022). ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/hp.

by Eko Wahyudi

Jakarta, FORTUNE - Polda Metro Jaya memprediksi puncak arus balik kendaraan kembali ke Jakarta akan terjadi pada Minggu, 8 Mei 2022.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan pada puncak arus balik, akan ada 269 ribu kendaraan akan masuk ke Jakarta. Jumlah tersebut naik 5 persen bila dibandingkan tahun 2019. "Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada H+5 atau pada 8 Mei 2022," kata Zulpan dalam keterangannya, Kamis (5/5).

Secara akumulatif, Polda Metro Jaya memprediksi akan ada dua juta kendaraan yang kembali ke Jakarta hingga H+10 Lebaran. Estimasi jumlah itu mengacu pada empat gerbang tol yang akan dilalui oleh kendaraan saat kembali ke Jakarta. Prediksi tersebut berdasar data yang dimiliki oleh Kepolisian.

"Prediksi jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta melalui empat gerbang tol utama (Cikupa, Ciawi, Cikatama, Kalitama) pada H+2 sampai dengan H+10," katanya.

Angka tersebut mengalami kenaikan 0,6 persen dibandingkan arus balik Lebaran pada 2019. "Naik 34,7 persen dari situasi normal atau naik 0,6 persen daripada realisasi Lebaran 2019," tutur Zulpan.

Gerbang Tol Cikampek Utama menjadi area yang diprediksi paling banyak dilalui oleh kendaraan saat arus balik ke Jakarta dan sekitarnya. "Distribusi kendaraan yang kembali ke Jakarta dari arah Barat sebesar 23,7 persen, arah Selatan sebesar 15,7 persen, arah Timur sebesar 57,7 persen, dengan komposisi 57,9 perse melalui GT Cikatama, 36,4 persen dari GT Kalihurip Utama," kata Zulpan.

Arus balik mulai terjadi

Jasa Marga mencatat telah terjadi peningkatan pergerakan kendaraan yang kembali ke Jabodetabek mulai Rabu 4 Mei 2022. Ada sebanyak 195.453 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek pada hari kemarin. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).

Total volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek ini naik 44,9 persen jika dibandingkan lalu lintas normal periode November 2021 dengan total 134.844 kendaraan.

Untuk distribusi lalu lintas masuk Jabotabek dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 107.930 kendaraan (55,2 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 44.781 kendaraan (22,9 persen) dari arah Barat (Merak), dan 42.742 kendaraan (21,9 persen) dari arah Selatan (Puncak).

Rekayasa lalu lintas

Dengan adanya peningkatan pergerakan arus balik pada Rabu kemarin, pihak Korlantas Polri memutuskan untuk menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas pada hari ini, Kamis (5/5), yaitu berupa:

1. Penerapan One way pada Kamis, 5 Mei 2022 mulai pukul 11.00 sd 24.00 WIB, dimulai dari GT Palimanan Utama Km. 188 sd Km. 72 Cikampek dan dilanjutkan dengan penerapan Contra Flow di tol Jakarta-Cikampek Km. 47.

2. Kendaraan yang akan mengarah ke Bandung dan Cikampek diberikan relaksasi 1 lajur.

3. Apabila kepadatan arus lalin mulai berkurang maka pelaksanaan rekayasa one way akan diakhiri lebih cepat dari jadwal yang sudah ada. Namun apabila kepadatan semakin meningkat melebihi batas maksimal maka rekayasa lalin one way akan ditingkatkan dari GT Palimanan utama Km 188 sampaidengan tol Jakarta Cikampek Km. 47 ( tanpa relaksasi ) dan akan diperpanjang waktunya.

4. Mekanisme sebelum pelaksanaan rekayasa lalin one way, akan dilaksanakan sterilisasi/ pembersihan baik pada jalur maupun rest area selama 2 jam sebelum pelaksanaan rekayasa lalin oneway (jam 09.00) setelah itu rekayasa lalin oneway akan dimulai Pukul 11.00 WIB.

5. Mekanisme setelah pelaksanaan One Way pukul 24.00 WIB, akan dilakukan normalisasi baik pada jalur maupun pada rest area selama 2 jam setelah pelaksanaan One Way (pukul 02.00 WIB) setelah itu jalur akan dibuka secara normal.

Untuk menghindari kepadatan di hari puncak dan agar perjalanan lebih nyaman pada arus balik, pemerintah mengimbau masyarakat untuk kembali lebih awal sebelum 6 Mei atau setelah 8 Mei 2022.

Related Articles