Comscore Tracker
NEWS

Tol Terpanjang Se-Indonesia Bakal Dibangun Tahun Ini di Selatan Jawa

Pembangunan Tol Getaci ini dilakukan dua tahap.

Tol Terpanjang Se-Indonesia Bakal Dibangun Tahun Ini di Selatan JawaShutterstock/kojiromidori

by Eko Wahyudi

Jakarta, FORTUNE - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan memulai pembangunan Jalan Tol Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap (Getaci) tahun ini. Tol yang bakal dibangun di selatan Pulau Jawa ini kemungkinan bakal menjadi yang terpanjang pada 206,65 kilometer.

“Terkait pembangunan jalan tol, saya ingin mengingatkan bahwa membangun dengan cepat atau tepat waktu saja belum cukup, namun harus tetap menjaga kualitas dan lingkungan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan yang dikutip pada Jumat (4/2).

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), dan Perjanjian Penjaminan Proyek Jalan Tol Getaci telah diteken sejak Senin (31/1). Selain kedua perjanjian tersebut, telah dilakukan juga penandatanganan perjanjian regres antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) (PII) pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan wilayah Jawa Barat dengan Jawa Tengah.

Basuki mengatakan jika pembangunannya berjalan tahun ini, tahap pertama diharapkan rampung pada 2024.

Aspek lingkungan tetap harus diperhatikan

Dia pun menekankan pembangunan jalan tol ini tidak merusak bukit-bukit yang dilewatinya. Pohon pun sebisa mungkin tidak ditebang. “Ini adalah perintah Presiden Jokowi, agar pembangunan tidak merusak lingkungan," ujarnya.

Basuki menekankan pentingnya kualitas pembangunan dan pengoperasian jalan tol. "Ruas Gedebage ini struktur geologinya cukup rumit dengan banyak batuan gunung yang rawan longsoran. Perlu penanganan khusus dalam membangun konstruksinya,"ujarnya. 

Basuki juga berpesan kepada Asosiasi Tol Indonesia (ATI) terkait kenyamanan layanan jalan tol. Menurutnya, aspek pemeliharaan jalan tol menjadi sangat penting, seperti penghijauan dan pengecatan ulang.

“Kita punya sekitar 2.400 kilometer jalan tol yang sudah beroperasi. Saya usulkan kepada ATI agar pemeliharaannya dilakukan dengan lebih baik sehingga jalan tol tidak terlihat gersang dan kumuh. Dicat ulang semua bagian badan jalan, seperti yang sedang dilakukan di Bali dalam menyambut G20," tuturnya.

Pemenang lelang proyek telah ditetapkan

Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, Jalan Tol Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap merupakan Proyek Strategis Nasional sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 109 tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Lelang proyek jalan tol ini telah dilakukan sejak 5 Agustuss 2020. Pemenangnya pun telah ditetapkan. "Pemenang lelang yaitu Konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT. Daya Mulia Turangga – PT. Jasa Sarana – PT. Gama Group, PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk dilaksanakan melalui penerbitan surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. PB.02.01-Mn/2170 tanggal 10 Desember 2021," kata Danang. 

Ruas tol ini akan menghubungkan dua provinsi

Danang menyatakan, Jalan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap melintas di dua provinsi yaitu Provinsi Jawa Barat sepanjang 171,40 kilometer dan Provinsi Jawa Tengah sepanjang 35,25 kilometer dengan total panjang 206,65 kilometer (km), yang menjadikan jalan tol ini sebagai ruas jalan tol terpanjang di Indonesia.

Pembangunannya terdiri dari dua tahap dengan nilai investasi Rp56,2 triliun. Tahap pertama terdiri dari Seksi 1 dan Seksi 2, dari persimpangan Gedebage-Simpang Susun (SS) Tasikmalaya (94,22 km) dan konstruksinya dilakukan pada tahun 2022 sampai selesai 2024. Tahap 2 selanjutnya Seksi 3 dan Seksi 4, dari SS Tasikmalaya-SS Cilacap (112,43 km) pada 2027 diperkirakan selesai 2029.

Related Articles