Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
10 Negara Paling Aman di Dunia 2026, Vietnam Masuk Daftar
Foto negara Singapur (Pexels.com/JeffrySurianto)
  • WEF merilis TTDI 2026 pada 25 September 2026; Singapura memimpin pilar Safety and Security dengan skor 6,87 dari 7, disusul Qatar dan Arab Saudi.

  • Sepuluh besar keamanan mencakup Islandia, Swiss, Finlandia, Kuwait, Bahrain, Vietnam, dan Luksemburg; Vietnam berada di peringkat kesembilan dengan skor 6,52.

  • Pilar Safety and Security global naik 2,1 persen dibandingkan 2024, menilai risiko kriminalitas, terorisme, kekerasan, serta rasa aman dan kepercayaan terhadap polisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Tingkat keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kenyamanan perjalanan ke suatu negara. Kondisi tersebut dapat dilihat dari risiko kriminalitas, kekerasan, hingga ancaman lain.

Travel and Tourism Development Index (TTDI) 2026 mengukur aspek tersebut melalui pilar Safety and Security. Hasil penilaiannya menunjukkan sejumlah negara memiliki skor tinggi dalam menciptakan lingkungan yang aman untuk aktivitas perjalanan dan pariwisata.

Berikut daftar negara paling aman di dunia berdasarkan Safety and Security TTDI 2026.

Daftar negara paling aman di dunia menurut TTDI 2026

World Economic Forum (WEF) merilis Travel & Tourism Development Index (TTDI) 2026 pada 25 September 2026. Dalam kategori Safety and Security, Singapura menempati peringkat pertama, disusul Qatar dan Arab Saudi.

Berikut daftar 10 negara dengan skor Safety and Security tertinggi dalam TTDI 2026:

  1. Singapura

  2. Qatar

  3. Arab Saudi

  4. Islandia

  5. Swiss

  6. Finlandia

  7. Kuwait

  8. Bahrain

  9. Vietnam

  10. Luksemburg

Pilar Safety and Security mengukur risiko keamanan yang dihadapi penduduk, wisatawan, dan pelaku usaha di suatu negara. Penilaiannya mencakup sejumlah indikator, seperti tingkat kepercayaan terhadap polisi, rasa aman saat berjalan sendirian pada malam hari, tingkat pembunuhan, dampak terorisme, serta kematian akibat kekerasan terorganisasi.

Singapura dan Vietnam masuk 10 besar negara paling aman

Singapura memimpin kategori Safety and Security TTDI 2026 dengan skor 6,87 dari maksimal 7 poin. Negara tersebut dikenal memiliki tingkat kriminalitas yang relatif rendah serta penerapan aturan yang ketat.

Bersama Singapura, Vietnam menjadi negara Asia Tenggara yang masuk dalam 10 besar. Dengan skor 6,52, Vietnam menempati peringkat kesembilan dan berada di atas Luksemburg.

Namun, dalam peringkat keseluruhan TTDI 2026 yang mencakup aspek pengembangan sektor pariwisata, Vietnam berada di posisi ke-52 dari 110 negara.

Selain aspek keamanan, Vietnam mencatatkan peringkat tinggi dalam daya saing harga. Negara tersebut berada di posisi ketujuh dunia untuk kategori tersebut.

Keamanan pariwisata global meningkat

Secara global, pilar Safety and Security dalam TTDI 2026 mencatat peningkatan 2,1 persen dibandingkan 2024. Perbaikan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kondisi keamanan yang mendukung sektor perjalanan dan pariwisata di berbagai negara.

Meski demikian, TTDI tidak secara langsung mengukur jumlah wisatawan maupun kinerja destinasi. Indeks ini menggambarkan berbagai kondisi yang mendukung perkembangan sektor pariwisata, termasuk aspek keamanan.

Itulah daftar negara paling aman di dunia berdasarkan kategori Safety and Security TTDI 2026. Singapura dan Vietnam menjadi dua negara Asia Tenggara yang berhasil masuk dalam 10 besar.

FAQ seputar negara paling aman di dunia

Apa negara paling aman di dunia pada 2026?

Singapura menjadi negara paling aman dalam kategori Safety and Security TTDI 2026.

Apa saja negara yang masuk 10 besar negara paling aman?

10 negara paling aman adalah Singapura, Qatar, Arab Saudi, Islandia, Swiss, Finlandia, Kuwait, Bahrain, Vietnam, dan Luksemburg.

Apa yang dinilai dalam kategori Safety and Security?

Kategori Safety and Security menilai risiko keamanan yang dihadapi penduduk, wisatawan, dan pelaku usaha.

Curated For You

Editorial Team

Related Article