- Gelombang pertama: 14-15 Maret 2026
- Gelombang kedua: 28-29 Maret 2026
Prediksi Arus Puncak Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026

Kapolri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi dua gelombang, yaitu 14โ15 Maret dan 28โ29 Maret, seiring kebijakan WFA serta libur panjang nasional.
Puncak arus balik juga diperkirakan berlangsung dua gelombang pada 24โ25 Maret dan 28โ29 Maret 2026, dengan potensi kepadatan lebih tinggi dibanding arus mudik.
Pemerintah menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah, contra flow, ganjil-genap, serta pembatasan angkutan barang untuk menjaga kelancaran perjalanan Lebaran.
Menjelang Lebaran 2026, masyarakat Indonesia mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi arus mudik dan arus balik. Pergerakan para pemudik diperkirakan mulai terjadi pada pertengahan hingga akhir Maret 2026 seiring periode libur panjang.
Pihak kepolisian memprediksi puncak mudik dan arus balik Lebaran akan terjadi dalam dua gelombang. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai kepadatan lalu lintas pada arus puncak nanti.
Berikut informasi mengenai arus puncak mudik dan puncak arus balik Lebaran 2026 yang penting untuk diketahui para pemudik.
Table of Content
Perkiraan arus puncak mudik Lebaran 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, pada Senin (02/03).
Sigit menjelaskan bahwa prediksi tersebut berdasarkan hasil survei yang digelar jajaran Ditlantas bersama Kementerian Perhubungan serta membandingkan realisasi jumlah pemudik di tahun 2026.
Periode arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi di pertengahan bulan Maret 2026 dalam dua fase. Hal tersebut sejalan dengan penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) yang ditetapkan oleh Pemerintah. Berikut rinciannya.
Sigit juga mengimbau seluruh jajarannya untuk mengatur lalu lintas penyeberangan antara Jawa Timur dan Bali mengingat periode tersebut bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
Prediksi puncak arus balik Lebaran 2026
Tidak hanya arus mudik, Polri juga memprediksi puncak arus balik Lebaran terjadi dalam dua gelombang. Puncak arus balik akan terjadi di akhir bulan Maret. Berikut rincian prediksi puncak arus balik Lebaran 2026.
- Gelombang pertama: 24-25 Maret 2026
- Gelombang kedua: 28-19 Maret 2026
Lalu lintas diprediksi akan lebih padat pada masa arus balik sehingga masyarakat diimbau untuk merencanakan jadwal perjalanan mudik dengan cermat. Pemudik dapat melakukan perjalanan lebih awal atau setelah arus puncak untuk menghindari kepadatan lalu lintas.
Pengaturan lalu lintas selama mudik Lebaran 2026
Pemerintah bersama pihak kepolisian dan instansi terkait telah menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas selama Lebaran 2026. Tujuannya untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas jalan utama nasional selama periode arus mudik dan balik.
Adapun pengaturan lalu lintas selama mudik Lebaran 2026 yang diberlakukan pemerintah, yaitu sebagai berikut:
1. Sistem satu arah (one way)
Arus mudik
- Tol Jakarta-Cikampek KM 70 hingga Semarang-Solo KM 421: 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB sampai 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Arus balik
- Tol Semarang-Solo KM 421 hingga Jakarta-Cikampek KM 70: 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB sampai 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
2. Sistem contra flow
Penerapan sistem contra flow berlaku di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek dan Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) dengan ketentuan sebagai berikut:
Arus mudik (ruas tol Jakarta-Cikampek KM 47 sampai KM 70)
- Fase pertama: 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
- Fase kedua: 21 Maret 2026 pukul 12.00-20.00 WIB dan 22 Maret 2026 pukul 09.00-18.00 WIB.
Arus balikย
- Tol Jakarta-Cikampek KM 70 sampai KM 47: 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
- Tol Jagorawi KM 21 (Gunung Putri) sampai KM 8 (Cipayung): 24 Maret 2026 pukul 14.00-19.00 WIB dan 29 Maret 2026 pukul 14.00-19.00 WIB.
3. Sistem ganjil-genap
Arus mudikย
- Tol Jakarta-Cikampek KM 47 sampai Semarang-Batang KM 414 dan tol Tangerang-Merak KM 31 sampai KM 98: 17 Maret 2026 pukul 14.00 sampai 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Arus balik
- Tol Semarang-Batang KM 414 sampai dengan Jakarta-Cikampek KM 47 dan tol Tangerang-Merak KM 98 sampai dengan KM 31: 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB sampai 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
4. Pembatasan operasional angkutan barang
Kebijakan ini berlaku untuk mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, mobil barang dengan kereta gandengan, dan seluruh mobil pengangkutan hasil galian, tambang, serta bangunan.
Pembatasan dilakukan pada sejumlah ruas jalan tol dan non-tol mulai 13 Maret 2026 pukul 12.00 waktu setempat sampai 29 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat.
Demikian informasi mengenai arus puncak mudik dan puncak arus balik Lebaran 2026 yang dapat dijadikan panduan praktis bagi para pemudik. Semoga bermanfaat!
FAQ seputar arus puncak mudik dan puncak arus balik Lebaran 2026
| Kapan puncak arus mudik Lebaran 2026? | Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi dalam dua kali, gelombang pertama pada 14-15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 18-19 Maret 2026. |
| Kapan puncak arus balik Lebaran 2026? | Puncak arus balik Lebaran 2026 diperkirakan terbagi menjadi dua fase, gelombang pertama pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026 di gelombang kedua. |
| Apa saja tips aman mudik Lebaran 2026? | Anda dapat memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV secara real time, selalu periksa informasi cuaca, dan memanfaatkan fasilitas rest area secara efektif. |

















