Arah kebijakan yang ditawarkan Destry berangkat dari pengalamannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019. Menurutnya, tantangan yang dihadapi bank sentral semakin kompleks, mulai dari fragmentasi geopolitik, gejolak pasar keuangan, hingga percepatan digitalisasi dan risikonya.
Di dalam negeri, ia melihat masih ada ruang untuk mendorong pertumbuhan melalui penyaluran kredit, optimalisasi undisbursed loan, dan penguatan pembiayaan UMKM. Kondisi tersebut membuat peran BI tidak cukup hanya berfokus pada stabilitas.
“Berbagai tantangan tersebut menunjukkan bahwa menjaga stabilitas saja belum cukup,” ujar Destry.
Jika terpilih sebagai Gubernur BI, Destry ingin menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Visi itu kemudian diterjemahkan ke dalam tiga misi dan lima inisiatif strategis yang akan menjadi arah kebijakannya.
Apa visi Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI? | Menjadikan BI tetap relevan, kredibel dalam menjaga stabilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. |
Apa tema yang diusung Destry? | Destry mengusung tema “Sinergi Merah Putih untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”. |
Apa saja tiga misi Destry? | Menjaga stabilitas, mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dan memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan. |
Apa lima inisiatif strategis Destry? | Penguatan bauran kebijakan, lalu lintas devisa, inklusi dan keuangan berkelanjutan, tata kelola dan inovasi, serta Sinergi Merah Putih. |