- Pastikan tempat parkir mobil berada di jarak ideal dengan kendaraan lainnya.
- Posisikan mobil sejajar dengan tempat parkir dengan melakukan manuver dengan tepat.
- Jangan langsung mematikan mesin dan keluar karena bisa membuat mobil di posisi Parking (P), tema terkunci otomatis, dan tidak bisa didorong.
- Nonaktifkan tombol Electronic Parking Brake di panel instrumen digital.
- Setelah itu, aktifkan towing mode atau fitur serupa.
- Mobil akan berubah ke posisi Netral (N) dan bisa didorong ketika dibutuhkan.
- Anda dapat mematikan mesin dan keluar dari mobil.
- Hindari memarkirkan mobil listrik dalam kondisi netral terlalu lama.
Benarkah Mobil Listrik Tidak Bisa Parkir Paralel?

Mobil listrik tetap bisa diparkir paralel, tetapi mekanisme posisi netral berbeda dari mobil konvensional.
Membiarkan mobil listrik terlalu lama di posisi netral dapat menguras aki 12 volt karena sejumlah sistem tetap aktif.
Towing mode dapat membuat mobil dapat didorong, tetapi bukan fitur parkir.
Jakarta, FORTUNE – Risiko parkir paralel pada mobil listrik tengah menjadi perbincangan di media sosial. Isu ini mencuat setelah kreator konten Aa Juju mengeluhkan Hyundai Ioniq 5 miliknya yang mengalami sejumlah kendala, seperti aki 12 volt yang kehabisan daya setelah mobil diparkir paralel.
Kasus tersebut kemudian memunculkan pertanyaan, "Benarkah mobil listrik tidak boleh parkir paralel?". Ternyata, ,mobil listrik bisa diparkir paralel, tetapi bila diposisikan netral (N) terlalu lama dapat menimbulkan masalah pada model tertentu. Berikut penjelasan cara kerja dan risiko mobil listrik yang perlu dipahami.
Table of Content
Benarkah mobil listrik tidak bisa parkir paralel?
Anggapan bahwa mobil listrik tidak bisa parkir paralel tidak sepenuhnya tepat. Mobil listrik tetap dapat diparkir paralel, tetapi mekanismenya berbeda dengan mobil bermesin bensin atau diesel.
Parkir paralel adalah posisi kendaraan yang diparkir memanjang dan sejajar dengan kendaraan lain. Di sejumlah area parkir, mobil terkadang perlu ditinggalkan dalam posisi netral (N) agar dapat didorong ketika menghalangi kendaraan lain.
Pada mobil konvensional, posisi netral dapat diaktifkan melalui tuas transmisi dan fitur shift lock. Sementara itu, mobil listrik umumnya menggunakan Electronic Parking Brake (EPB) dan sistem transmisi elektronik.
Karena itu, cara mempertahankan mobil listrik dalam posisi netral bergantung pada fitur yang tersedia pada setiap model. Beberapa kendaraan menyediakan towing mode, traction mode, atau neutral mode agar roda tetap dapat bergerak saat diperlukan.
Parkir paralel tetap memiliki risiko
Meski bisa parkir paralel, mobil listrik sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama dalam posisi netral (N). Pada kondisi tersebut, sejumlah sistem kendaraan tetap aktif dan menggunakan daya dari aki 12 volt.
Jika berlangsung terlalu lama, aki 12 volt berisiko kehabisan daya. Akibatnya, sistem kelistrikan tidak dapat bekerja dan mobil sulit dinyalakan.
Founder EVSafe Indonesia Mahendra Gofar mengungkapkan mobil listrik maupun mobil canggih buatan Eropa yang menggunakan sistem shift by wire berpotensi mengalami kendala serupa
“Jadi bukan hanya EV yang akinya bisa soak apabila diparkirkan paralel towing mode ini. BMW atau Ferrari dengan electronic shifter pun bakal bernasib sama. Karena komputer yang mengendalikan electronic shifter dipaksa aktif apabila gigi di posisi netral,” jelas Gofar.
Towing mode bukan fitur parkir
Keberadaan towing mode bisa dijadikan alternatif bagi pengendara yang ingin memarkirkan kendaraan listrik dalam mode paralel. Fitur ini memungkinkan kendaraan merilis rem parkir dan menempatkan transmisi pada posisi netral.
Pada mobil dengan shifter elektronik, sistem tersebut mungkin membutuhkan daya tambahan dari aki 12 volt untuk bisa aktif sementara. Mobil bisa digerakkan untuk mengaktifkan towing mode.
Namun, towing mode sebenarnya bukan fitur khusus parkir. Fitur tersebut hadir agar mobil listrik tetap bisa digerakan atau dipindahkan saat kendaraan mati total. Alhasil, towing mode berguna dalam kondisi tertentu atau memerlukan bantuan derek.
Pemanfaatan towing mode dalam durasi singkat masih relatif aman. Namun, masalah serius bisa muncul apabila mode ini diaktifkan selama berhari-hari.
Cara aman mobil listrik parkir paralel
Mobil listrik tetap dapat diparkir paralel dalam posisi netral agar bisa didorong. Namun, cara mempertahankan posisi N berbeda pada setiap kendaraan, sehingga perlu mengikuti buku panduan masing-masing.
Secara umum, beberapa hal berikut dapat diperhatikan:
Hal terpenting, jangan menyamakan prosedur parkir paralel semua mobil listrik. Beberapa kendaraan dapat kembali ke posisi P secara otomatis ketika mobil dimatikan atau pintu pengemudi dibuka.
Jadi, demikian penjelasan mengenai benarkah mobil listrik tidak bisa parkir paralel. Semoga bermanfaat!
FAQ seputar benarkah mobil listrik tidak bisa parkir paralel
Apakah mobil listrik bisa parkir paralel? Ya. Mobil listrik masih bisa parkir paralel dengan mengaktifkan towing mode atau pengaturan khusus di panel instrumen digital.
Kenapa ada anggapan mobil listrik tidak bisa parkir paralel? Anggapan tersebut bukan karena mobil listrik tidak bisa diparkir paralel, Penyebabnya berkaitan dengan posisi transmisi netral dan rem parkir tidak diaktifkan untuk waktu yang lama. Kondisi ini berisiko merusak aki mobil.
Kenapa parkir paralel susah? Pengendara sering kali mengalami kesulitan untuk menempatkan kendaraan ke ruang terbatas dengan cara mundur dan tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Kenapa mobil listrik tidak boleh diparkir di basement? Mobil listrik tidak disarankan parkir di basement karena berisiko menyebabkan baterai terbakar di area tertutup.



















