TECH

Mengenal Manfaat Penerapan Cyber Hygiene di Berbagai Aktivitas Digital

Risiko kejahatan siber terus meningkat dan makin canggih.

Mengenal Manfaat Penerapan Cyber Hygiene di Berbagai Aktivitas DigitalIlustrasi keamanan biometrik. (Pixabay)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

19 October 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Pesatnya perkembangan digital menghadirkan turut membawa sejumlah risiko bagi penggunanya. Selain literasi digital, kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan diri di ruang siber juga perlu ditingkatkan, hal ini disebut cyber hygiene.

Cyber hygiene kian dikenal seriing potensi serangan siber dan kejahatan dunia maya lainnya yang semakin merajalela. Peluang itu tersebut bukan hanya lahir dari kecanggihan para penjahat siber, namun juga kelalaian masyarakat dalam menerapkan kebiasaan dalam penggunaan berbagai aplikasi dan perangkat berteknologi.

Menurut digitalguardian.com, istilah cyber hygiene muncul sebagai upaya pencegahan dengan menjaga kebersihan di dunia maya, untuk menghindari berbagai risiko dan ancaman yang semakin berbahaya. Untuk lebih memahaminya, berikut ini Fortune Indonesia akan mengulas tentang apa yang dimaksud dengan cyber hygiene, dengan mengutip dari sejumlah sumber.

Pengertian

Ilustrasi Cyber Security. (ShutterStock/Ilus_Man)

Digitalguardian mendefinisikan cyber hygiene sebagai upaya atau langkah yang dilakukan pengguna komputer dan perangkat lainnya, untuk menjaga kesehatan sistem komputer dan meningkatkan keamanan online, termasuk kebiasaan untuk memastikan keamanan identitas dan detail lain yang dapat dicuri atau disalahgunakan di dunia maya.

Seperti halnya kebersihan pribadi yang dilakukan sebagai upaya pencegahan masuknya berbagai penyakit, cyber hygiene adalah sebuah praktik kebersihan di dunia siber, untuk menjaga data yang dimiliki–baik oleh perusahaan atau individu–tetap aman dan terlindungi dari berbagai serangan siber, seperti malware yang bisa mengganggu fungsionalitas.

Secara umum, hal ini berkenaan dengan tindakan pencegahan guna menjaga data sensitif secara terorganisir, aman, dan terlindungi dari pencurian atau serangan.

Sementara itu, techtarget.com mengartikan cyber hygiene sebagai serangkaian praktik yang dilakukan organisasi dan individu secara rutin untuk menjaga kesehatan dan keamanan pengguna, perangkat, jaringan, dan data.

Pada tingkat perusahaan, cyber hygiene bukan hanya jadi tanggung jawab manajer, analis, atau teknisi keamanan teknologi informasi, melainkan harus jadi perhatian semua departemen dan pengguna. Penerapannya mungkin bisa dimulai dari setiap individu, misalnya dengan menghindari penggunaan Wi-Fi publik atau menggunakan kata sandi email yang unik dan kuat, sehingga tidak mudah diretas.

Cara memulai

ilustrasi melakukan backup email outlookilustrasi melakukan backup email outlook (unsplash.com/Windows)

Related Topics