Jakarta, FORTUNE - inDrive sedang menjajaki beberapa layanan baru untuk menciptakan aliran pendapatan baru dengan meluncurkan iklan di 20 pasar utama, serta memperluas layanan pengiriman groceries ke Pakistan.
Strategi terbaru perusahaan yang berkantor pusat di Mountain View, California, ini muncul di tengah adanya persaingan ketat dan margin keuntungan yang kian menipis di pasar negara berkembang terkait platform layanan transportasi daring.
Chief Growth Business Officer inDrive, Andries Smit, menyatakan periklanan menawarkan aliran pendapatan dengan margin tinggi yang meningkat seiring dengan penggunaan. Sementara itu, pengiriman groceries akan meningkatkan frekuensi pengguna untuk membuka aplikasi.
Kombinasi ini diprediksi dapat membantu inDrive mengurangi ketergantungan pada komisi perjalanan sekaligus memperkuat bisnis mobilitas intinya.
Smit mengatakan iklan di inDrive sedang diluncurkan di berbagai pasar termasuk Meksiko, Kolombia, Pakistan, Kazakhstan, Mesir, dan Maroko. Peluncuran ini menyusul uji coba pada pertengahan 2025 yang menghasilkan ratusan juta tayangan dan menarik minat dari merek konsumen global dan bank.
Ke depan, inDrive memperkirakan iklan akan menjadi kontributor lebih signifikan dalam jangka menengah, terutama seiring meningkatnya volume penjualan bahan makanan dan pengiriman.
Layanan transportasi daring, yang beberapa tahun lalu menyumbang sekitar 95 persen dari pendapatan inDrive, kini mendekati 85 persen.
Di samping itu, peluncuran layanan belanja bahan makanan InDrive di Pakistan akan dimulai di Karachi, kota terbesar di negara itu dan salah satu pasar terkuat perusahaan. Layanan ini kemudian akan diperluas ke kota-kota besar lainnya, termasuk Lahore, Islamabad, dan Rawalpindi.
Sejak diluncurkan pada 2021, inDrive terus memperluas jangkauannya di Pakistan, dengan volume perjalanan meningkat hampir 40 persen dari tahun ke tahun pada 2025. Pengiriman melalui layanan kurirnya tumbuh 67 persen pada semester pertama tahun tersebut.
"Kami melihat potensi luar biasa di Pakistan. Idealnya, kami ingin melanjutkan dan meningkatkan investasi seiring dengan kinerja yang kami lihat,” ujar Smit, dikutip dari Tech Crunch, Senin (12/1).
Dorongan InDrive ke bidang periklanan dan perdagangan didukung oleh skala yang besar. Laman Tech Crunch melansir, perusahaan ini beroperasi di 1.065 kota di 48 negara dan telah melampaui 360 juta unduhan aplikasi. Itu menjadikannya aplikasi mobilitas yang paling banyak diunduh kedua di dunia selama tiga tahun berturut-turut, di bawah Uber.
Selain ride-hailing, inDrive menyediakan daftar layanan yang terus berkembang, termasuk inDrive.Money, transportasi antar kota, pengiriman barang, dan kurir.
inDrive meraih status unicorn pada 2021 setelah menutup putaran investasi US$150 juta dengan Insight Partners, General Catalyst, dan Bond Capital, yang mendorong valuasi perusahaan menjadi US$1,23 miliar.
