Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Bybit Indonesia Incar 20 Persen Pangsa Volume Transaksi Kripto Nasional

Bybit Indonesia Incar 20 Persen Pangsa Volume Transaksi Kripto Nasional
Chief Executive Officer Bybit Indonesia, Lawrence Samantha/Dok Fortune IDN
  • Bybit Indonesia resmi beroperasi sejak 15 Juli 2026 setelah mengakuisisi mayoritas saham NOBI, dan menargetkan 20 persen pangsa volume perdagangan kripto nasional pada tahun pertama.

  • Hingga awal Agustus 2026, Bybit Indonesia memiliki 100.000 pengguna; targetnya didukung transaksi kripto nasional Juni 2026 yang mencapai Rp28,58 triliun, naik 24,20 persen secara bulanan.

  • Platform menyiapkan setoran-penarikan rupiah terintegrasi perbankan, lebih dari 500 pasangan aset, fitur trading berbasis AI, API dan sub-account, serta kemitraan dengan bank, komunitas, dan kampus.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Perusahaan exchange kripto, Bybit Indonesia, resmi beroperasi per 15 Juli 2026 usai merampungkan akuisisi saham mayoritas platform lokal NOBI, dengan membidik 20 persen pangsa volume perdagangan nasional pada tahun pertamanya.

Langkah ini menargetkan pasar domestik yang tengah bertumbuh pesat, seperti dicatat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan nilai transaksi aset kripto Rp28,58 triliun pada Juni 2026.

Hingga awal Agustus 2026, Bybit Indonesia telah menjaring 100.000 akun pengguna dari total 85 juta pengguna global secara keseluruhan. Meski kompetisi antar-exchange di Indonesia kian ketat, pihak manajemen mengaku optimis dapat mengamankan posisi pasar yang kuat dengan berfokus pada volume transaksi ketimbang sekadar jumlah akumulasi pengguna.

"Kalau di Indonesia sekarang, bukan dilihat dari jumlah user-nya, tapi lebih akurat adalah volumenya. Saya rasa kalau dalam tahun pertama kita bisa mendapatkan 20 persen, itu sudah cukup, sudah sangat baik," kata Chief Executive Officer Bybit Indonesia, Lawrence Samantha, saat ditemui usai konferensi pers Bybit Indonesia's New Financial Platform di Jakarta, Selasa (11/8).

Optimisme tersebut ditopang oleh kinerja industri kripto nasional yang terus meningkat. Data OJK menunjukkan nilai transaksi aset kripto pada Juni 2026 melonjak 24,20 persen secara bulanan (MtM). Pada periode sama, jumlah akun konsumen pedagang aset keuangan digital atau kripto bertambah 1,32 persen (MtM) hingga menyentuh 22,69 juta akun.

Untuk menopang target transaksi tersebut, Bybit Indonesia berfokus membangun fondasi infrastruktur dasar pada tahun pertamanya. Layanan ini mencakup integrasi sistem setoran dan penarikan rupiah langsung dengan perbankan nasional, penyediaan lebih dari 500 pairs aset kripto, hingga fitur perdagangan digital seperti order market, limit, conditional, OCO, Trailing Stop, DCA, dan Spot Grid berbasis kecerdasan buatan (AI).

Bagi kalangan trader profesional, platform ini turut menyediakan akses API untuk pengembangan strategi perdagangan otomatis serta fitur sub-account guna memisahkan dana investasi sesuai dengan manajemen risiko masing-masing.

"Ke depannya, fokus kami adalah memperdalam pengalaman trading di Bybit Indonesia dengan menghadirkan fitur baru secara bertahap, serta memperkuat kemitraan dengan perbankan nasional, komunitas kripto, dan kampus-kampus mitra sebagai bagian dari ekosistem yang kami bangun,” ujar Lawrence.

    Share Article
    Editorial Team

    Latest in Tech

    See More