BDx Ekspansi Data Center AI 640 MW di Jawa Barat, Tahap Pertama Operasi 2027

BDx memulai pembangunan AI Campus 2 atau CGK4 berkapasitas 640 MW di Jatiluhur, Jawa Barat.
CGK4 mendapat dukungan kapasitas listrik jaringan 845 MVA dari PLN dan dibangun bertahap melalui enam gedung.
Fase pertama Gedung 1 yang telah terkontrak ditargetkan beroperasi pada awal 2027 dengan teknologi direct-to-chip liquid cooling.
Jakarta, FORTUNE - PT BDx Data Centers (BDx) memulai pembangunan AI Campus 2 (CGK4), kawasan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) berkapasitas 640 megawatt (MW) di Jatiluhur, Jawa Barat. CGK4 merupakan bagian dari ekspansi kawasan BDx yang berfokus pada AI di Indonesia, yang didukung oleh fasilitas pinjaman senilai US$320 juta yang diperoleh pada 2026.
Kawasan CGK4 akan didukung kapasitas listrik jaringan sebesar 845 MVA dari PT PLN (Persero). Kapasitas tersebut menjadi bagian dari pasokan listrik lebih dari 1,2 gigavolt ampere (GVA) yang telah diamankan BDx untuk seluruh kawasan data center di Indonesia.
BDx memperkirakan pengembangan CGK4 berlangsung sekitar tiga tahun. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap untuk memenuhi permintaan terhadap kapasitas data center dengan kepadatan tinggi untuk beban kerja AI.
Untuk tahap awal, pembangunan telah dimulai pada Gedung 1 yang merupakan bagian dari enam gedung yang direncanakan di kawasan tersebut. Gedung pertama akan memiliki kapasitas IT sebesar 120 MW yang dikembangkan secara bertahap.
Fase pertama dari Gedung 1 yang telah terkontrak ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027. Fasilitas tersebut akan menggunakan teknologi direct-to-chip liquid cooling yang dirancang untuk mendukung kapasitas hingga 500 kilowatt (kW) per rak.
Chief Executive Officer BDx Data Centers Mayank Srivastava mengatakan pembangunan CGK4 menjadi bagian dari investasi jangka panjang perusahaan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur AI di Indonesia.
“Indonesia tengah memasuki fase baru pembangunan digital dan AI, dan CGK4 merupakan investasi jangka panjang pada infrastruktur yang dibutuhkan pada fase tersebut,” ujar Mayank dalam keterangan resminya, Selasa (22/9).
Menurutnya, CGK4 akan menjadi bagian dari ekosistem AI di Jawa Barat dengan kapasitas yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan beban kerja AI.
CGK4 berlokasi sekitar lima kilometer dari Bendungan Jatiluhur dan akan memperoleh pasokan listrik melalui PLN dalam jaringan listrik nasional Indonesia. BDx juga menjajaki pemanfaatan sumber energi rendah karbon, termasuk skema pemanfaatan tenaga air bersama Perum Jasa Tirta (PJT).
BDx menyebut CGK4 telah memperoleh sertifikasi dalam program NVIDIA DGX-Ready Colocation Data Center pada April 2025. Fasilitas tersebut juga telah menarik minat dari sejumlah hyperscaler, perusahaan teknologi global, penyedia layanan cloud berbasis AI, serta pelaku usaha yang membutuhkan kapasitas data center siap-AI di Asia Tenggara.
CEO BDx Indonesia Agus Hartono Wijaya mengatakan pembangunan CGK4 ditujukan untuk mendukung pengembangan infrastruktur AI di dalam negeri.
“Kami menghadirkan infrastruktur AI yang berdaulat dan berdensitas tinggi bersama para mitra nasional. Hal ini memungkinkan perusahaan lokal, instansi pemerintah, dan pengembang menjalankan beban kerja AI tingkat lanjut di dalam negeri,” ujar Agus.
Selain CGK4, platform BDx di Indonesia mencakup AI Campus 1 (CGK3/3A) dan AI Campus 3 (CGK5).


















