XLSMART Pulihkan 86 dari 91 BTS Terdampak Gempa NTT

- XLSMART telah memulihkan 86 dari 91 BTS terdampak gempa NTT, menyisakan sekitar lima BTS yang masih mengalami gangguan.
- Pemulihan XLSMART melibatkan koordinasi NOC, tim regional, dan teknisi lapangan, didukung genset, perbaikan fiber optik, pengalihan trafik, serta mobilisasi perangkat.
- Komdigi mencatat 683 dari 794 BTS terdampak di 11 kabupaten/kota telah pulih; gangguan terutama dipicu masalah listrik pada 701 site dan transmisi pada 93 BTS.
Jakarta, FORTUNE - Gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak terhadap jaringan telekomunikasi sekitarnya. Bagaimana perkembangan pemulihannya?
Salah satu operator telekomunikasi, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) menyebut, upaya pemulihan tim telah menunjukkan perkembangan. Dari total 91 Base Transceiver Station (BTS) yang terdampak gempa bumi tersebut, kini hanya tinggal sekitar 5 BTS yang mengalami gangguan.
"Prioritas kami adalah mempercapat pemulihan jaringan agar masyarakat di wilayah terdampak tetap dapat berkomunikasi, terutama dalam situasi pascabencana. Penurunan jumlah BTS yang terdampak menunjukkan, proses pemulihan terus berjalan dan tim teknis kami akan tetap bekerja hingga layanan kembali normal," kata Regional Group Head XLSMART Area Bali Nusra, Donny Darmawan dalam keterangannya, Selasa (18/8).
Upaya pemulihan dilakukan melalui koordinasi antara Network Operation Center (NOC), tim regional NTT, serta tim teknis di lapangan. XLSMART juga menyiagakan dukungan daya berupa 7 genset permanen dan 16 genset portabel untuk membantu operasional jaringan di sejumlah lokasi yang mengalami kendala pasokan listrik.
Selain pemulihan BTS, tim teknis pun melakukan perbaikan jalur fiber optik yang terdampak, pengalihan trafik melalui jalur alternatif, serta mobilisasi perangkat dan sumber daya ke area gangguan. Kondisi medan dan sejumlah titik longsor menjadi tantangan dalam proses penanganan, namun pemulihan terus dilakukan secara intensif.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan sebanyak 86,02 persen atau 683 BTS yang terdampak gempa bumi NTT telah pulih. Per Minggu (16/8) pukul 18.00 WIB, terdapat 794 BTS yang teridentifikasi mengalami gangguan di 11 kabupaten/kota.
Sementara itu, 13,98 persen BTS lainnya masih dalam proses pemulihan. Lebih lanjut, jaringan di tiga kabupaten/kota dinyatakan telah pulih sepenuhnya.
"Pemulihan ini terus kami kawal sampai seluruh layanan di wilayah terdampak dapat kembali normal. Kami juga memastikan upaya pemulihan dilakukan secepat mungkin, terutama di wilayah yang masih mengalami gangguan," kata Menteri Komdigi, Meutya Hafid.
Berdasarkan hasil identifikasi industri telekomunikasi, gangguan yang terjadi sejak awal bencana didominasi oleh gangguan pasokan daya listrik (power failure) pada 701 site atau BTS. Selain itu, terdapat 93 BTS yang mengalami gangguan pada jaringan transmisi.
Pemantauan difokuskan pada percepatan pemulihan 111 site/BTS yang masih mengalami gangguan, khususnya di wilayah dengan jumlah maupun persentase BTS terdampak yang masih tinggi.




















