Comscore Tracker
TECH

Kinerja Positif, Indosat Percepat Proses Integrasi Layanan Pelanggan

Pendapatan Indosat melaju kuartal pertama tahun ini.

Kinerja Positif, Indosat Percepat Proses Integrasi Layanan PelangganDirektur Utama PT Indosat Tbk, Vikram Sinha (tengah), Direktur Lee Chi Hung, Direktur Armand Hermawan, Direktur M. Buldansyah, Direktur Independen Irsyad Sahroni pada saat berfoto bersama saat RUPST di Jakarta (28/6). Dok/Indosat.

by Luky Maulana Firmansyah

Jakarta, FORTUNE – PT Indosat Tbk mengumumkan sejumlah langkah untuk mendorong kinerja, salah satunya dengan mempercepat proses integrasi layanan untuk kenyamanan pelanggan. Rencana tersebut merupakan salah satu pembahasan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perusahaan, Selasa (28/6).

“Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) membawa dampak signifikan bagi bisnis, industri, dan Indonesia. Hal ini terlihat dari kinerja perusahaan di kuartal pertama 2022 yang mencatatkan pertumbuhan kuat di total pendapatan serta ebitda,” kata Direktur Utama Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, dalam keterangan resmi.

Mengutip laporan keuangan, Indosat kuartal pertama tahun ini meraup pendapatan Rp10,87 triliun, atau tumbuh 48,0 persen ketimbang Rp7,34 triliun pada periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Namun, perusahaan berkode ISAT itu menanggung kenaikan beban 50,5 persen menjadi Rp9,66 triliun.

Itulah mungkin penyebab laba periode berjalan Indosat turun 19,1 persen menjadi Rp164,24 miliar dari Rp203,133 miliar sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada kuartal I-2020, Indosat merugi sekitar Rp593,07 miliar. Sedangkan, aset perusahaan mencapai Rp62,89 triliun.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini harga saham Indosat mencapai Rp6.800 per saham. Dibandingkan pada awal tahun (year-to-date), posisi saham itu meningkat 5,8 persen. Dalam enam bulan terakhir peningkatan sahamnya bahkan 10,6 persen.

Integrasi layanan

Ilustrasi Indosat-Tri.

Indosat Ooredoo Hutchison merupakan perusahaan gabungan antara Indosat dan PT Hutchison 3 Indonesia yang resmi terbentuk pada Januari. Sejak saat itu, menurut Vikram, IOH berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pelanggan lewat integrasi dua entitas yang saling melengkapi.

Itu termasuk integrasi jaringan yang tengah dilakukan di 43 ribu pemancar jaringan dengan target rampung pada akhir tahun ini. Selain itu, IOH juga mendorong inovasi dan percepatan layanan digital baru. Pada Maret, perseroan telah meluncurkan UCan dan Bima Kredit yang digunakan untuk pemberdayaan komunitas UMKM dan nelayan di Mandalika.

““IOH akan melanjutkan fokusnya dalam mempercepat proses integrasi sehingga seluruh pelanggan dapat segera menikmati manfaat dari hadirnya IOH di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, perseroan memiliki misi untuk memberikan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Sementara, IOH belum lama ini mengumumkan lahirnya BDx Indonesia untuk menjawab permintaan yang terus tumbuh akan data center. Sebelumnya, perusahaan penyedia jasa telekomunikasi ini menggandeng sejumlah perusahaan, termasuk BDX Asia Data Center Holdings PTE Ltd, untuk membikin usaha patungan data center.

Pun begitu, RUPST ISAT ini membahas dan memutuskan sejumlah agenda sebagai berikut.

  1. Persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021.
  2. Persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2021.
  3. Persetujuan penetapan remunerasi Dewan Komisaris Perseroan untuk 2022.
  4. Persetujuan penunjukan Akuntan Publik Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022.

Related Articles