Pasar Smartwatch Global Tumbuh 4%, Apple Mendominasi Penjualan

- Pasar smartwatch global tumbuh 4% pada kuartal pertama 2026, menandai kelanjutan pemulihan industri setelah perlambatan ekonomi global pada 2024.
- Apple memimpin pasar dengan pangsa 23%, didorong oleh lini produk premium dan pertumbuhan kuat di Amerika Utara, sementara Huawei menempati posisi kedua dengan kenaikan penjualan 12%.
- Konsumen beralih ke perangkat wearable premium, menaikkan harga jual rata-rata global 6%, dan mendorong produsen fokus pada fitur kesehatan, AI, serta integrasi ekosistem yang lebih canggih.
Jakarta, FORTUNE - Permintaan jam tangan pintar kembali menunjukkan tren pertumbuhan pada awal 2026. Meningkatnya minat konsumen terhadap perangkat wearable premium mendorong pasar smartwatch global mencatatkan kinerja positif, sekaligus memperpanjang fase pemulihan yang berlangsung sejak tahun lalu.
Laporan terbaru Counterpoint Research mencatat pasar smartwatch dunia tumbuh 4 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026. Kenaikan tersebut menandai berlanjutnya pemulihan industri setelah sempat menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi global pada 2024.
Menurut analis Counterpoint, pertumbuhan pasar banyak ditopang oleh peluncuran lini smartwatch terbaru Apple yang berhasil menarik minat konsumen di segmen premium. Tren tersebut menunjukkan pergeseran preferensi pengguna yang semakin mengutamakan fitur kesehatan, performa, dan ekosistem perangkat yang lebih terintegrasi.
Selain Apple, pasar Cina juga menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan industri. Pengiriman smartwatch di negara tersebut meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong oleh kuatnya permintaan domestik dan dominasi produsen lokal.
Huawei menjadi pemain terbesar di pasar Cina dengan menguasai sekitar 40 persen pangsa pasar domestik. Posisi berikutnya ditempati oleh Imoo dan Xiaomi yang juga mencatatkan pertumbuhan penjualan.
Perubahan perilaku konsumen menuju perangkat yang lebih premium turut berdampak pada harga jual rata-rata (average selling price/ASP) smartwatch global. Pada kuartal pertama 2026, ASP tercatat naik 6 persen secara tahunan.
Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa konsumen semakin bersedia membayar lebih tinggi untuk memperoleh fitur yang lebih lengkap. Produsen pun merespons tren tersebut dengan menghadirkan perangkat wearable yang dibekali sensor kesehatan lebih canggih, kemampuan pemantauan aktivitas yang lebih akurat, serta fitur berbasis kecerdasan buatan.
Dari sisi persaingan industri, Apple masih mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar global. Perusahaan asal Cupertino tersebut menguasai 23 persen pangsa pasar smartwatch dunia pada kuartal pertama 2026.
Amerika Utara menjadi pasar terbesar Apple dengan kontribusi lebih dari separuh total pengiriman perangkatnya. Wilayah tersebut juga mencatat pertumbuhan 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di bawah Apple, Huawei menempati posisi kedua dengan pertumbuhan penjualan sebesar 12 persen. Xiaomi dan Imoo menyusul sebagai pemain yang terus memperkuat posisinya di pasar global berkat ekspansi produk dan peningkatan permintaan di Asia.
Sebaliknya, Samsung menghadapi tekanan di tengah persaingan yang semakin ketat. Produsen asal Korea Selatan itu mencatat penurunan volume pengiriman sebesar 28 persen pada kuartal pertama 2026, berlawanan dengan tren pertumbuhan yang dinikmati sejumlah kompetitornya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persaingan di industri smartwatch semakin bergeser ke arah inovasi fitur dan kemampuan ekosistem perangkat. Produsen yang mampu menghadirkan nilai tambah melalui teknologi kesehatan, konektivitas, dan pengalaman pengguna diperkirakan akan memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pasar.
Dengan meningkatnya minat terhadap perangkat wearable premium dan pertumbuhan yang kuat di pasar Asia, prospek industri smartwatch global dinilai masih positif sepanjang tahun ini. Namun, persaingan yang semakin ketat juga menuntut produsen untuk terus berinovasi agar dapat mempertahankan pangsa pasar di tengah perubahan preferensi konsumen.


















