BUSINESS

Kolaborasi Dengan Seniman Asal Cina, Hennessy Rilis Edisi Imlek

Edisi Imlek ini dijual di indonesia dalam jumlah terbatas.

Kolaborasi Dengan Seniman Asal Cina, Hennessy Rilis Edisi ImlekHennessy edisi spesial Imlek. (Fortuneidn/bayu)
31 January 2024

Jakarta, FORTUNE – Sambut Tahun Baru Imlek 2024, Jenama minuman Cognac, Hennessy, meluncurkan koleksi limited edition bekerja sama dengan seniman visioner asal Cina, Yang Yongliang, melalui karya seni digital bertajuk ‘Dragon’s Odyssey’.

Chief Representative Moët Hennessy Asia Pacific, Matthew Heng, mengatakan bahwa tema dari perayaan Imlek bersama Hennessy tahun ini adalah ‘Together We Are Unstoppable’. “Dalam versi Cina, tema ini bisa digambarkan dengan kata-kata puitis ‘Naga itu terbang melintasi empat lautan, dan Hennessy merayakannya di seluruh langit’,” ujarnya kepada Fortune Indonesia, Selasa (30/1).

Menurutnya, tema ini sesuai dengan persona Hennessy yang kini menjadi pemimpin pasar di kategori premium untuk minuman Cognac global. “Hal ini sangat lekat dengan momentum perayaan dan tradisi untuk saling berbagi, khususnya dengan para penikmat Hennessy di seluruh dunia,” kata Matthew.

Edisi khusus ini sarat akan nilai seni Yang Yongliang, pada kemasan botol Hennessy V.S.O.P, X.O, dan Paradise. Koleksi ini juga dikemas dalam kotak kayu ek indah, cocok untuk dijadikan sebagai hadiah maupun minuman menyambut Imlek bersama teman dan keluarga.

Inspirasi seni

Seniman visioner asal Cina, Yang Yongliang.
Seniman visioner asal Cina, Yang Yongliang. (dok. Moet Hennessy)

Yang Yongliang, sebagai seniman digital yang bekerja sama dengan Hennessy, mengatakan bahwa karakter Naga memiliki arti penting bagi dirinya. “Saat saya kecil, nenek saya memberikan sebuah koin antik bergambar naga. Saya ingin berbagi memori tersebut dalam kolaborasi Hennessy ini,” katanya.

Menggunakan teknologi digital kontemporer, Yongliang menambahkan sebuah elemen tiga dimensi dan menyuntikkan nyawa kepada naga-naga dalam karyanya. Ia berharap, hal ini bisa menginspirasi banyak orang untuk belajar lebih tentang konteks sejarah dan budaya Naga, terutama dalam momen menyambut Imlek tahun ini.

Sementara itu, dalam keterangannya, President & CEO Hennessy, Laurent Boillot, mengatakan, jenama minuman ini memiliki koneksi yang mendalam dengan budaya Cina yang sudah terjalin selama 163 tahun. Hal ini terwakili oleh karya seni Yang Yongliang yang diterapkan pada kemasan Hennessy.

“Pemikiran artistik Yang Yongliang yang genius secara mulus mengintegrasikan seni Cina tradisional dan legendaris dengan medium modern serta fotografi digital. Dia memberikan nyawa kepada naga-naga yang kuat, legendaris,” ujar Boillot.

Edisi terbatas

Hennessy edisi spesial Imlek.
Hennessy edisi spesial Imlek. (Fortuneidn/bayu)

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.