Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Profil Friderica Widyasari, Resmi Jadi Ketua OJK 2026-2031

Profil Friderica Widyasari, Resmi Jadi Ketua OJK 2026-2031
potret Friderica Widyasari Dewi (instagram.com/fridericawidyasari)
Intinya Sih

  • Friderica Widyasari ditunjuk sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru..

  • Friderica memiliki latar belakang panjang di BEI, KSEI, dan perusahaan sekuritas.

  • Harta kekayaan Friderica Widyasari Dewi per 31 Januari 2025 tercatat sebesar Rp85,34 miliar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE — Komisi XI DPR menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031, menggantikan Mahendra Siregar.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, rekam jejak Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK dalam periode yang relatif singkat membuatnya dipilih menjadi nahkoda OJK yang baru.

"Alasannya kami sudah memutuskan melalui musyawarah mufakat di internal. Salah satu pertimbangan utama adalah dalam waktu yang relatif singkat Ibu Kiki mampu memberikan respons positif terhadap sejumlah persoalan fundamental,” ujar Misbakhun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Berikut profil dan biodata Friderica Widyasari Dewi yang menarik diketahui.

Table of Content

Profil dan biodata Friderica Widyasari

Profil dan biodata Friderica Widyasari

Friderica Widyasari Dewi lahir di Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975. Ia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada 2001.

Pendidikan magisternya dilanjutkan di California State University, Amerika Serikat, dengan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) pada 2004.

Selanjutnya, Friderica kembali melanjutkan pendidikan doktoral di almamaternya, Universitas Gadjah Mada. Pada 2019, ia meraih gelar Doktor di bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan. Latar belakang akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya di sektor pasar modal dan jasa keuangan.

Perjalanan karier Friderica Widyasari di pasar modal dan jasa keuangan

Karier profesional Friderica di industri pasar modal dimulai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia bergabung sejak 2005 dan menapaki berbagai posisi strategis hingga menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pasar PT Bursa Efek Indonesia pada periode 2009–2015.

Setelah itu, Friderica melanjutkan karier di lingkungan self-regulatory organization (SRO). Ia dipercaya menjadi Direktur Keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 2015–2016. Kariernya berlanjut sebagai Direktur Utama KSEI pada 2016–2019.

Pada periode 2020–2022, Friderica menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas. Selain pengalaman eksekutif, ia juga mengantongi sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan oleh OJK pada 2019.

Peran Friderica Widyasari di OJK

Friderica merupakan anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022–2027. Sebelum penunjukan terbarunya, ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen.

Dalam peran tersebut, Friderica terlibat langsung dalam penguatan pelindungan konsumen, peningkatan literasi keuangan, serta pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan.

Selama periode jabatannya sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK, Friderica mengemban peran tambahan dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan lembaga di tengah dinamika sektor keuangan nasional.

Penunjukan Friderica Widyasari sebagai ADK OJK

Dalam siaran pers resminya, OJK menyampaikan bahwa penunjukan pejabat pengganti Anggota Dewan Komisioner ditetapkan melalui Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta pada 31 Januari 2026. Keputusan ini dilakukan sesuai dengan mekanisme kelembagaan yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK.

“Penunjukan Anggota Dewan Komisioner Pengganti ini dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK dan merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan OJK untuk menjaga stabilitas organisasi dalam menjalankan fungsi dan tugasnya,” tulis OJK dalam pernyataan resminya.

OJK juga menegaskan akan melakukan penajaman kebijakan, program kerja, dan agenda strategis untuk merespons dinamika sektor keuangan, serta memastikan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan tetap berjalan.

Selain Friderica, OJK juga menetapkan Hasan Fawzi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

Hasan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

OJK memastikan seluruh layanan, pengawasan, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan tetap berjalan secara optimal guna menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan pelindungan masyarakat.

FAQ seputar Friderica Widyasari

Siapa Friderica Widyasari Dewi?

Friderica Widyasari Dewi adalah Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022–2027.

Apa jabatan terbaru Friderica di OJK?

Ia ditunjuk sebagai Ketua OJK periode 2026-2031.

Berapa kekayaan Friderica Widyasari Dewi?

Mengutip LHKPN 2024, harta kekayaan Friderica Widyasari Dewi per 31 Januari 2025 tercatat sebesar Rp85,34 miliar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yunisda Dwi Saputri
EditorYunisda Dwi Saputri
Follow Us

Latest in Business

See More