Jakarta, FORTUNE - Produsen air minum Cleo, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), menganggarkan belanja modal senilai Rp700 miliar pada 2026 guna menyokong perluasan bisnis perusahaan.
Direktur Keuangan CLEO, Lukas Setio Wongso Wong, menjelaskan, perseroan telah menyerap dana sekitar 25 persen hingga kuartal-I 2026. Dana tersebut digunakan untuk ekspansi kapasitas produksi dengan mendirikan pabrik baru dan penguatan infrastruktur pendukung.
"Penyerapan belanja modal [2026] masih berjalan sesuai dengan rencana yang sudah kami tentukan," kata Lukas dalam paparan publik CLEO, Senin (22/6).
Sebagai konteks, sepanjang 2026, perseroan berencana membuka 3 pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.
Selain ekspansi kapasitas, CLEO juga menambah jaringan distribusi. Itu untuk menyiasati biaya distribusi dan logistik yang naik lebih dari 50 persen.
"Kami menargetkan akan membuka cabang sampai minimal 500 caband di seluruh Indonesia pada akhir 2026," ujar CEO CLEO, Melisa Patricia dalam kesempatan yang sama.
Dengan strategi tersebut, CLEO optimistis dengan target pertumbuhan dua digit dari segi pendapatan dan laba bersih sepanjang 2026.
