Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
CYBR Dapat Restu Pemegang Saham Stock Split 1:2
RUPSLB CYBR Setujui Rencana Stok Split.
  • Pemegang saham PT ITSEC Asia Tbk menyetujui stock split dengan rasio 1:2, menurunkan nilai nominal saham dari Rp25 menjadi Rp12,5 per saham untuk memperluas akses investor dan meningkatkan likuiditas.
  • RUPSLB juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar terkait modal dan wewenang direksi, termasuk penyesuaian mekanisme representasi perusahaan oleh Presiden Direktur atau Wakil Presiden Direktur.
  • Rapat mengumumkan wafatnya Direktur Bima Kurniawan serta menetapkan susunan baru direksi dan dewan komisaris guna menjaga kesinambungan kepemimpinan dan arah strategis perusahaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE — PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), perusahaan teknologi yang berfokus pada keamanan siber mendapat restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2. Dengan aksi korporasi ini, perusahaan berharap dapat memperluas akses investor dan dorong likuiditas saham, seiring penguatan struktur modal serta tata kelola perusahaan ke depan.

Dengan rasio 1 banding 2, sehingga nilai nominal saham yang sebelumnya sebesar Rp25 per saham menjadi Rp12,5 per saham.

RUPSLB juga menyetujui perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar terkait modal. Perubahan ini mencerminkan penyesuaian jumlah saham, di mana saham beredar perseroan meningkat dari 6.715.248.747 saham menjadi 13.430.497.494 saham, sebagai dampak dari pelaksanaan stock split.

Pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 12 Anggaran Dasar mengenai tugas dan wewenang Direksi. Penyesuaian ini memperjelas mekanisme representasi perseroan, di mana Presiden Direktur atau Wakil Presiden Direktur berwenang mewakili perseroan, dan dalam kondisi tertentu dapat diwakili oleh dua anggota direksi lainnya.

Pada agenda lainnya, RUPSLB menerima pemberitahuan atas wafatnya Bima Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perseroan pada 14 Februari 2026. Perseroan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi beliau, serta memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya atas tindakan pengurusan yang telah dilakukan selama masa jabatannya.

Rapat juga menetapkan susunan terbaru direksi dan dewan komisaris untuk melanjutkan sisa masa jabatan, guna memastikan kesinambungan kepemimpinan dan arah strategis. dapun, susunannya sebagai berikut:

Dewan Komisaris :

Presiden Komisaris : Richardus Eko Indrajit

Komisaris Independen: Agustinus Nicholas L. Tobing

Komisaris : Andri Hutama Putra

Direksi :

Presiden Direktur : Patrick Rudolf Dannacher

Wakil Presiden Direktur: Marek Bialoglowy

Direktur : Eko Prasudi Widianto

Direktur : Bambang Susilo

Direktur : Doni Mora

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher, mengtaka Keputusan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperkuat fondasi Perseroan sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi investor.

“Seiring dengan percepatan transformasi digital di Indonesia, kebutuhan terhadap cybersecurity akan semakin meningkat. Kami memastikan bahwa dari sisi teknologi, tata kelola dan organisasi, Perseroan siap untuk tumbuh secara berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (17/4).

Sejak berdiri pada tahun 2010, PT ITSEC Asia Tbk terus berkembang sebagai perusahaan keamanan siber yang melayani berbagai sektor strategis, termasuk keuangan, telekomunikasi, energi, dan pemerintahan. Perseroan juga aktif berkontribusi dalam memperkuat ketahanan siber nasional melalui inovasi teknologi, pengembangan talenta, dan kolaborasi ekosistem.

Editorial Team

EditorEkarina .