Comscore Tracker
BUSINESS

East Ventures Tutup Penggalangan Dana Multi-Stage US$550 Juta

Jumlah portofolionya mencapai lebih dari 200 startup.

East Ventures Tutup Penggalangan Dana Multi-Stage US$550 JutaTim East Ventures/Dok. East Ventures

by Desy Yuliastuti

Jakarta, FORTUNE - Perusahaan modal ventura East Ventures meraup US$550 juta atau sekitar Rp8 triliun untuk dana terbarunya. Suntikan modal ini diperoleh dari sejumlah sovereign wealth, investor institusi dan perusahaan, family offices dan limited partnership (LP), termasuk existing investor Z Holdings Group. 

Alokasi untuk pendanaan tahap awal senilai US$150 juta (sekitar Rp2,1 triliun) dan pendanaan tahap lanjutan sebesar US$400 juta atau berkisar Rp5,8 triliun. East Ventures saat ini mengelola lebih dari US$1 miliar (sekitar Rp14,5 triliun) asset under management atau AUM. Jumlah portofolionya mencapai lebih dari 200 startup.

Optimistis perkembangan pasar di Indonesia

Tak hanya itu, perusahaan telah mencatatkan dana lanjutan perusahaan portofolio sebesar US$6,7 miliar (sekitar Rp97,4 triliun) dan membukukan nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) tahunan sebesar US$86 miliar atau setara Rp1.250 triliun.

Co-founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca optimistis terhadap perkembangan pasar di Indonesia. Ia juga mengklaim perusahaannya sudah berada di posisi yang tepat untuk menyambut perkembangan ekosistem yang sudah dibangun sejak lebih dari satu dekade silam.

“East Ventures berada di posisi yang  tepat. Kami telah mengubah diri kami dari investor tahap awal menjadi  investor multi-stage dan menjadi platform yang efisien dan kuat untuk mendukung  entrepreneurship. Kami akan mengalokasikan US$150 juta untuk pendanaan tahap awal dan US$400 juta untuk pendanaan tahap lanjutan,” kata Willson Cuaca, dalam keterangan resmi, Selasa (10/5).

“Kami merasa terhormat untuk melipatgandakan investasi kami di East Ventures melalui dana terbaru ini. Kami bersemangat untuk terus bekerja sama dalam membangun masa depan ekosistem teknologi Asia Tenggara,” kata Shinichiro Hori, Managing Partner Z Holding Group.

Related Articles