Jambuluwuk Hotels & Resorts menegaskan komitmennya terhadap praktik sustainable hospitality dengan berpartisipasi dalam peringatan International Day of Awareness of Food Loss and Waste (IDAFLW) 2026 pada 29 September 2026.
Dengan demikian, perseroan beroleh momentum memperkuat perhatian terhadap efisiensi pengelolaan pangan serta pengurangan food loss dan food waste pada industri perhotelan nasional.
Dalam kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Potensi Pengurangan Susut dan Sisa Pangan untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Hijau Indonesia” tersebut, Jambuluwuk Hotels & Resorts diwakili oleh Vice President Marketing, Marchella Purwanaika.
Sebagai pelaku usaha pada bidang perhotelan dan hospitality, perseroan menilai pengelolaan pangan merupakan salah satu elemen menentukan dalam penerapan prinsip keberlanjutan. Perhatian ini mencakup seluruh rantai operasional, mulai dari proses pengadaan bahan makanan, penyimpanan, persiapan masakan, operasionalisasi restoran, hingga tahap konsumsi oleh para tamu.
Melalui keikutsertaan dalam momentum IDAFLW 2026, Jambuluwuk Hotels & Resorts berupaya membangun kesadaran mengenai pentingnya menekan pemborosan pangan sekaligus menciptakan sistem operasional lebih efisien, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kelestarian lingkungan.
“Partisipasi Jambuluwuk Hotels & Resorts dalam peringatan International Day of Awareness of Food Loss and Waste menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kesadaran terhadap keberlanjutan dalam industri hospitality. Pengelolaan pangan merupakan salah satu aspek yang dapat memberikan dampak positif apabila dilakukan secara lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya.
