Energi Mega (ENRG) Temukan Sumber Minyak Baru di Riau

- PT Energi Mega Persada (ENRG) menemukan sumber minyak baru di Riau melalui anak usahanya, PT Imbang Tata Alam (ITA).
- Lapisan produktif pada formasi upper sihapas dengan ketebalan net pay sekitar 80 kaki, dan uji alir menunjukkan laju produksi minyak mencapai 350 barel per hari.
- Estimasi Original Oil in Place diperkirakan mencapai 31 juta barel minyak, dengan potensi tambahan produksi diproyeksikan sebesar 1.000–1.500 barel minyak per hari.
Jakarta, FORTUNE - PT Energi Mega Persada (ENRG), melalui anak usahanya, PT Imbang Tata Alam (ITA) menemukan minyak di salah satu sumur eksplorasi terbarunya di wilayah kerja Malacca Strait, Riau. Temuan ini bakal memperkuat kontribusi perseroan terhadap keberlanjutan produksi minyak.
Direktur Utama ENRG, Syailendra S. Bakrie, menjelaskan hasil evaluasi awal ditemukan lapisan produktif pada formasi upper sihapas dengan ketebalan net pay sekitar 80 kaki. Lalu uji alir menunjukkan laju produksi minyak mencapai 350 barel per hari, mencerminkan kualitas reservoir yang solid serta potensi aliran yang stabil.
"Secara geologi, penemuan ini diinterpretasikan sebagai stratigraphic trap membuka peluang eksplorasi lanjutan untuk prospek sumber daya dan cadangan minyak baru.," katanya melalui keterangan resmi, Senin (26/1).
Berdasarkan kajian awal estimasi Original Oil in Place diperkirakan mencapai 31 juta barel minyak. Melalui rencana pengembangan struktur MSTB-NW dengan enam sumur pengembangan, potensi tambahan produksi diproyeksikan sebesar 1.000–1.500 barel minyak per hari. Sedangkan hasil evaluasi respon seismik yang serupa menunjukkan potensi sumber daya di sekitar temuan masih menyimpan lebih dari 76 juta barel minyak, yang akan menjadi sasaran eksplorasi berikutnya.
Adapun, anak usahanya tersebut akan bekerjasama dengan SKK Migas untuk melanjutkan studi teknis guna mematangkan konsep pengembangan struktur MSTB-NW serta mengidentifikasi peluang eksplorasi tambahan di sekitar area penemuan.
"Kami berkomitmen untuk menjalankan kegiatan eksplorasi dan pengembangan yang berkelanjutan guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," pungkasnya.
Sebelumnya, pada awal Desember 2025 lalu, ENRG juga menemukan gas baru saat pengeboran eksplorasi di wilayah kontrak kerja sama (KKS) Sengkang, Sulawesi Selatan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sumur tersebut mampu memproduksi gas dengan laju aliran di kisaran 25 hingga 36 juta kaki kubik gas per hari, dengan potensi Absolute Open Flow (AOF) sebesar 120 juta kaki kubik gas per hari.


















