Gandeng Perusahaan Raksasa Cina, INET Siapkan Mega Proyek Kabel Laut

- PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menggandeng FiberHome Technologies Indonesia untuk membangun sistem kabel laut ASEAN Fiber Connect System dan cabang konektivitas menuju Pontianak.
- FiberHome memimpin penyediaan teknologi dan rekayasa sistem, sementara INET bertanggung jawab atas fasilitas pendaratan kabel, infrastruktur darat, serta pemenuhan regulasi di Indonesia.
- Kolaborasi ini mencakup penguatan konektivitas domestik antarpulau dengan dukungan kapal khusus FH-21 untuk instalasi, pemeliharaan jangka panjang, dan perbaikan kabel laut dalam.
Jakarta, FORTUNE - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) memperluas ekspansi strategis ke Asia Tenggara dengan menggandeng PT FiberHome Technologies Indonesia, perusahaan teknologi raksasa asal Cina.
Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman yang mencakup partisipasi aktif dalam pembangunan ASEAN Fiber Connect System (AFC system), pengembangan cabang (branching) kabel laut menuju Pontianak, pembangunan konektivitas domestik antarpulau, hingga pemanfaatan kapal khusus FH-21 untuk instalasi dan pemeliharaan jangka panjang.
Direktur Utama INET, Muhammad Arif, mengatakan, kolaborasi itu merupakan lompatan kuantum dalam memperkuat portofolio infrastruktur digital nasional dan regional. "Pontianak memiliki posisi geopolitik dan geografis yang sangat strategis sebagai gerbang alternatif konektivitas global Indonesia. Melalui pembangunan cabang ini, INET tidak hanya melipatgandakan kapasitas jaringan internasionalnya, tetapi juga membangun fondasi kuat untuk memangkas kesenjangan digital di dalam negeri," ujar Arif dalam keterangan resminya, Kamis (25/6/2026).
Dari sisi pembagian kompetensi teknologi dan operasional, FiberHome akan memimpin penyediaan teknologi mutakhir, rekayasa sistem (system engineering), dan eksekusi teknis laut. Sementara itu, INET bertindak sebagai jangkar lokal yang bertanggung jawab penuh atas penyediaan fasilitas pendaratan kabel (landing station), pembangunan infrastruktur darat (terrestrial), serta pemenuhan regulasi dan perizinan di Indonesia.
Kolaborasi tersebut juga menyasar pada penguatan konektivitas domestik antarpulau utama di Indonesia melalui transmisi berkapasitas tinggi. Proyek ini mencakup siklus penuh infrastruktur telekomunikasi: mulai dari perancangan sistem, pengadaan perangkat, penggelaran (deployment), hingga pengoperasian jaringan.
Guna menjamin keberlanjutan dan efisiensi operasional, INET dan FiberHome mengamankan aset strategis berupa kapal khusus FH-21. Kapal ini dirancang secara spesifik untuk menangani pemasangan, pemeliharaan preventif, hingga mitigasi gangguan darurat (cable repair) di laut dalam.
"Pada fase krusial ini, fokus kami adalah memastikan kesiapan teknis yang presisi, kepatuhan regulasi, tata kelola proyek (project governance) yang akuntabel, serta mitigasi risiko yang terukur," ujar Arif.

















